Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, saat memberikan sambutan pada peresmian penggunaan Pusat Perpustakaan UIN Jakarta, lantai tiga Pusat Perpustakaan, Kamis (08/09).

Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, saat memberikan sambutan pada peresmian penggunaan Pusat Perpustakaan UIN Jakarta, lantai tiga Pusat Perpustakaan, Kamis (08/09).

Gd. Pusat Perpustakaan, BERITA UIN Online— “Tugas di kantor sebaiknya diselesaikan di kantor, jangan sampai dibawa ke rumah. Karena di rumah, saatnya menjadi bagian dari keluarga yang juga membutuhkan perhatian serta kebersamaan yang berkualitas dengan kita (quality time),” demikian disampaikan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, saat memberikan sambutan pada peresmian penggunaan Pusat Perpustakaan UIN Jakarta, lantai tiga Pusat Perpustakaan, Kamis (08/09).

Ditambahkannya, untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas kantor terutama bagi dosen dan peneliti dibutuhkan ruangan yang nyaman dan kondusif. “Saya berharap, Pusat Perpustakaan ini ke depan menyediakan kembali ruang-ruang yang khusus digunakan oleh para dosen dan peneliti yang nyaman dan kondusif untuk mereka menyelesaikan tugas dan pekerjaannya,” himbau rektor.

Masih menurutnya, dengan ditunjang fasilitas yang memadai serta suasana yang kondusif bagi para dosen dan peneliti, maka produktifitas mereka akan bertambah, sehingga karya-karya ilmiah yang dimiliki UIN Jakarta akan semakin banyak jumlahnya.

“Dengan banyaknya publikasi ilmiah oleh para dosen dan peneliti, maka langkah UIN Jakarta menuju universitas riset akan segera terwujud. Perlu kita apresiasi pula, empat prodi telah mendapatkan sertifikasi AUN-QA, hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa untuk menjadi universitas yang diakui dunia (World Class University) bukan hal yang mustahil,” tandas Guru Besar Metodologi Pendidikan itu.

Saat tim BERITA UIN Online menemui Kepala Pusat Perpustakaan UIN Jakarta, Amrullah Hasbana S.Ag SS MA, mengatakan, apa yang menjadi himbauan rektor sesegera mungkin akan dilaksanakan setelah pengaturan dan penataan Pusat Perpustakaan selesai.

“Saat ini ada beberapa komponen penunjang kegiatan di pusat perpustakaan yang masih perlu dibenahi. Sedang untuk jumlah buku yang dimiliki pusat perpustakaan yaitu sebanyak 39.551 judul buku atau 40.044 eksemplar,” ujarnya. (lrf/usa)

Share This