Rektor Lantik 2 Pejabat Kepala Biro Baru

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Auditorium, BERITA UIN Online – Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat melantik Drs Subarja, MPd sebagai Kepala Biro Perencanaan, Keuangan dan Sistem Informasi (BPKSI) dan Dra Retih Indarsih sebagai Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (BAUK) di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Selasa (5/2). Acara pelantikan dihadiri para wakil rektor, dekan, kepala bagian serta kepala unit dan lembaga.

Subarja sebelumnya menjabat Kepala Bagian Keuangan dan Inventaris Kekayaan Negara pada BPKSI. Ia menggantikan Drs Hamid Solihin yang dialihfungsikan sebagai tenaga pengajar di UIN Jakarta. Sedangkan Retih Indarsih sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana dan Kepegawaian pada BAUK. Ia menggantikan Drs H Abd Shomad, MA yang juga dialihfungsikan sebagai tenaga pengajar di tempat yang sama.

Dalam pelantikan tersebut, Rektor memuji kedua pejabat kepala biro yang diganti karena berakhir dengan husnul khatimah atau good ending. Keduanya telah menunjukkan kinerja yang baik selama memangku jabatan tersebut. Rektor juga menyebut penggantian kedua pejabat kepala biro yang belum habis masanya tersebut sebagai sesuatu yang patut disyukuri dan dibanggakan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Saudara Hamid (Hamid Sholihin) dan Saudara Shomad (Abd Shomad) yang telah bekerja bersama untuk melaksanakan tugas-tugas bidang administrasi di UIN Jakarta,” katanya.

Penggantian dua kepala biro, menurut Rektor, lebih dimaksudkan sebagai regenerasi mengingat keduanya sudah cukup lama menjabat. Kepada pejabat baru Rektor juga menyatakan bahwa jabatan tersebut bukan hal yang asing karena masih berada dalam satu lingkungan kerja. Kedua pejabat baru akan menjalankan tugas selama periode 2013-2017.

Rektor lebih lanjut mengingatkan, UIN Jakarta selama ini menjadi pionir bagi perguruan tinggi Islam lain di lingkungan Kementerian Agama. Karena itu dalam masalah kinerja keuangan UIN Jakarta harus dijaga dengan baik. “Berdasarkan hasil penilaian, kinerja keuangan kita cukup baik sehingga dipercaya mendapatkan renumerasi dari pemerintah. Kita bekerja sesuai akuntabilitas dan transparansi,” ujarnya.

Upaya menjaga kinerja keuangan dengan baik di UIN Jakarta tersebut harus terus dilakukan. Jangan sampai ada pejabat yang terlibat korupsi. Jika pimpinan sudah tersandung korupsi, semua akan ikut terseret. “Kampus merupakan tempat kaum intelektual yang menjaga integritas dan moralitas,” kata Rektor. (ns)