Rektor Harapkan Kerja Sama Baru dengan Pemprov DKI Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Elly Afriani

Auditorium Utama, UIN Online — Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat mengharapkan adanya kerja sama baru antara UIN dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kerjasama tersebut di antaranya ditujukan untuk pengembangan UIN dan memberdayakan sumberdaya alam yang dihasilkan sebagai institusi pendidikan.

Hal itu disampaikan rektor dalam acara Halal bi Halal Idul Fitri 1430 H keluarga besar UIN di Auditorium Utama, Rabu (30/9). Halal bi Halal di antaranya dihadiri sejumlah pinisipuh UIN serta alumni. Sementara ceramah agama disampaikan Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemprov DKI Jakarta Drs Effendi Anas MSi.

Menurut rektor, untuk pengembangan kampus, banyak hal yang dapat disinergikan dengan Pemprov DKI, seperti pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), kerja sama dengan Rumah Sakit Haji sebagai sarana praktik mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, dan kerja sama lain dalam bidang akademik.

”Banyak hal yang bisa disinergikan, DKI punya dana dan program. Kita punya moral dan intelektual, makanya kita harus aktif dan kreatif untuk meraih kesempatan,” jelas rektor.

Pada bagian lain, rektor juga mengungkapkan harapannya untuk membangun sebuah auditorium yang memiliki kapasitas luas serta sarana parkir memadai. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jumlah wisudawan yang dari tahun ke tahun terus meningkat. ”Kapasitas auditorium utama di kampus saat ini kurang memadai, selain kecil juga selalu kesulitan soal tempat parkir kendaraan.

”Jika ada dukungan dari semua pihak, kami ingin membangun auditorium yang lebih luas di kawasan kampus II, tepatnya di belakang Madrasah Pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Effendi Anas menyatakan akan mencari sela-sela sinergi yang bisa dilakukan. Kerja sama tersebut, menurutnya harus segera diaplikasikan untuk tahun anggaran 2010.

”Harus ada rapat secara khusus, dengan pembantu rektor yang terkait. Sebelum anggaran 2010 dibuat, kita harus mengaplikasikan kerja sama yang diinginkan kedua belah pihak,” katanya.

 

Rektor Harapkan Kerja Sama Baru dengan Pemprov DKI Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Elly Afriani

Auditorium Utama, UIN Online — Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat mengharapkan adanya kerja sama baru antara UIN dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kerjasama tersebut di antaranya ditujukan untuk pengembangan UIN dan memberdayakan sumberdaya alam yang dihasilkan sebagai institusi pendidikan.

Hal itu disampaikan rektor dalam acara Halal bi Halal Idul Fitri 1430 H keluarga besar UIN di Auditorium Utama, Rabu (30/9). Halal bi Halal di antaranya dihadiri sejumlah pinisipuh UIN serta alumni. Sementara ceramah agama disampaikan Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemprov DKI Jakarta Drs Effendi Anas MSi.

Menurut rektor, untuk pengembangan kampus, banyak hal yang dapat disinergikan dengan Pemprov DKI, seperti pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), kerja sama dengan Rumah Sakit Haji sebagai sarana praktik mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, dan kerja sama lain dalam bidang akademik.

”Banyak hal yang bisa disinergikan, DKI punya dana dan program. Kita punya moral dan intelektual, makanya kita harus aktif dan kreatif untuk meraih kesempatan,” jelas rektor.

Pada bagian lain, rektor juga mengungkapkan harapannya untuk membangun sebuah auditorium yang memiliki kapasitas luas serta sarana parkir memadai. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jumlah wisudawan yang dari tahun ke tahun terus meningkat. ”Kapasitas auditorium utama di kampus saat ini kurang memadai, selain kecil juga selalu kesulitan soal tempat parkir kendaraan.

”Jika ada dukungan dari semua pihak, kami ingin membangun auditorium yang lebih luas di kawasan kampus II, tepatnya di belakang Madrasah Pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Effendi Anas menyatakan akan mencari sela-sela sinergi yang bisa dilakukan. Kerja sama tersebut, menurutnya harus segera diaplikasikan untuk tahun anggaran 2010.

”Harus ada rapat secara khusus, dengan pembantu rektor yang terkait. Sebelum anggaran 2010 dibuat, kita harus mengaplikasikan kerja sama yang diinginkan kedua belah pihak,” katanya.