Rektor: Belum Terakreditasi, Mulailah Adopsi Instrumen SMM ISO!

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Rg. Diorama, BERITA UIN Online- Fakultas-fakultas dan lembaga di lingkungan UIN Jakarta yang belum menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO diharap mulai mengadopsi instrumen pengukuran sistem tersebut. Selain dapat meningkatkan kualitas layanan, penggunaan instrumen diharap menyediakan matriks bagi penyiapan sertifikasi SMM ISO.
Demikian disampaikan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA saat membuka kegiatan audit mutu eksternal tahunan atas penerapan SMM ISO UIN Jakarta di Ruang Diorama, Kamis (25/06/2015). “Fakultas-fakultas dan lembaga yang belum terakreditasi SMM ISO, coba untuk mulai menerapkan instrumen-instrumennya,” katanya.
Pemanfaatan instrumen, ungkapnya, memungkinkan terdistribusikannya tanggung jawab di berbagai lini jabatan sesuai fungsi dan tugas masing-masing. Dengan begitu, pengambilan keputusan tidak lagi tergantung pada top management fakultas atau lembaga, melainkan terdelegasikan baik di jajaran eselon maupun jabatan fungsional umum.
Sebagai catatan, beberapa fakultas dan lembaga di UIN Jakarta belum terakreditasi SMM ISO seperti Fakultas Ushuluddin, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Adab dan Humaniora, dan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi. Beberapa fakultas lain sudah terakreditasi, yaitu Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, dan Fakultas Dirasat Islamiyah.
Rektor menyarankan, fakultas yang sudah menerapkan dan terakreditasi ISO untuk bisa berbagi informasi dengan fakultas-lembaga belum terakreditasi. “Saya juga meminta LPM (Lembaga Penjaminan Mutu, red.) men-triger fakultas-fakultas yang belum ISO supaya bisa mulai menggunakan instrumen-instrumennya,” sarannya.
Terpisah, Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi Dr Arief Subhan MA mengungkapkan, fakultas yang dipimpinnya sudah mulai mengadopsi instrumen pengukuran SMM ISO dalam meningkatkan kualitas layanannya. “Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama, kami juga sudah secara formal menerapkan ISO,” katanya.
Sementara itu, terhitung mulai hari ini (Kamis, 25/06) hingga besok (Jumat, 26/06) UIN Jakarta menggelar audit mutu eksternal penerapan SMM ISO. Audit yang dilakukan tim auditor dari PT Sucofindo didampingi Tim LPM UIN Jakarta akan melakukan audit (evaluatif) bagi keberlanjutan penerapan SMM ISO di UIN Jakarta.
Di hari pertama, audit akan dilaksanakan diantaranya di Biro AAKK, Biro AUK, Biro PK. Pada hari kedua, audit dilaksanakan di LP2M, Pusat Perpustakaan, Pusat Pengembangan Bahasa, dan Satuan Pemeriksa Internal. (Zaenal Muttaqin)