Rektor: Belajar Dengan Giat dan Patuhi Kode Etik UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA menyampaikan sambutan pada upacara pembukaan OPAK 2016, Rabu (24/08).

Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA menyampaikan sambutan pada upacara pembukaan OPAK 2016, Rabu (24/08).

Lapangan UIN, BERITA UIN Online— Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) 2016, pagi ini resmi dibuka oleh rektor Prof Dr Dede Rosyada MA. Bertempat di lapangan UIN Jakarta jalan kampung utan, Rabu (24/08).

Acara yang didikuti lebih kurang 6.000 orang dan dimulai pukul. 08.00 WIB tersebut dihadiri pula oleh para wakil rektor, dekan, kepala lembaga dan segenap sivitas akademika UIN Jakarta.

Dalam sambutannya, rektor mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa baru atas keberhasilan mereka mengikuti tahapan demi tahapan ujian untuk dapat menimba ilmu di UIN Jakarta.

“Selamat atas keberhasilan saudara yang telah lulus mengikuti rangkaian tes untuk dapat lolos menjadi mahasiswa UIN Jakarta, manfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dan patuhi kode etik dan norma yang berlaku di lembaga ini,” ujarnya.

Ditambahkan rektor, saat ini UIN Jakarta menjadi kampus yang mendapatkan kepercayaan cukup besar dari para orangtua untuk menitipkan putra-putrinya menimba ilmu di kampus yang menjunjung tinggi perdamaian ini. Pasalnya, jumlah pendaftar dari tahun ke tahun terus bertambah secara signifikan.

“Mahasiswa yang belajar di UIN Jakarta tidak semua berasal dari dalam negeri, tidak sedikit mahasiswa asing yang belajar di sini. Kesemua mahasiswa tersebut banyak diantaranya yang non muslim yang ingin belajar Islam di UIN Jakarta. Hal ini membuktikan, bahwa UIN Jakarta senantiasa mengajarkan Islam yang toleran, moderat, serta menjunjung tinggi perdamaian,” papar Guru Besar Manajemen Pendidikan tersebut.

Sebagai informasi, kegiatan OPAK dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jumat (24-26/08), dan diikuti setidaknya 6000 mahasiswa baru yang berasal dari 11 fakultas yang terdiri dari 58 program studi. (lrf)