Rektor: 2017 Publikasi Internasional Harus Terus Meningkat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA menghimbau kepada seluruh sivitas akademisi untuk meningkatkan publikasi ilmiah internasional. Disampaikan rektor saat memberikan sambutan pada acara workshop yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Kamis (05/01), bertempat di ruang Diorama, Auditorium Harun Nasution.

Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA menghimbau kepada seluruh sivitas akademisi untuk meningkatkan publikasi ilmiah internasional. Disampaikan rektor saat memberikan sambutan pada acara workshop yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Kamis (05/01), bertempat di ruang Diorama, Auditorium Harun Nasution.

Ruang Diorama, BERITA UIN Online— Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA menghimbau kepada seluruh sivitas akademisi untuk meningkatkan publikasi ilmiah internasional. Disampaikan rektor saat memberikan sambutan pada acara workshop yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Kamis (05/01), bertempat di ruang Diorama, Auditorium Harun Nasution.

Selain mengapresiasi kegiatan tersebut, rektor juga berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan publikasi ilmiah seluruh sivitas akademika UIN Jakarta yang mampu dibaca masyarakat dunia.

“Seperti saudara dapat ketahui dan rasakan, saat ini saya lebih banyak meng-endorse LP2M untuk meningkatkan jumlah publikasi internasional. Hal ini, sesuai dengan apa yang kita canangkan, yaitu menjadi World Class University (WCU). Tentu, hal itu perlu didukung dengan jumlah publikasi ilmiah yang terindeks Scopus atau situs jurnal internasional. Sehingga, dapat diakses masyarakat dunia,” tandasnya.

Ditambahkannya, jumlah publikasi saat ini jurnal-jurnal ilmiah yang terindeks Scopus sedikitnya mencapai 300 jurnal dan telah terindeks Scopus.

“Jika penelitian kita sudah terindeks Scopus, maka semua orang bisa membaca. Dengan  mengikuti konferensi internasional, kita dapat mengenalkan model-model penelitian kepada masyarakat dunia, semakin banyak orang yang familiar dengan publikasi ilmiah yang kita buat, maka institusi akan well recognize dan akhirnya menjadi tumpuan orang-orang untuk belajar ke UIN Jakarta,” jelas rektor.

selain rektor, hadir pula pada acara yang mengusung tema Preparing And Submitting Abstract International Academic Events and Presenting Paper in English at International Conference tersebut, Ketua LP2M Prof Dr Arskal Salim GP MA, Dr Zulfan Tadjoeddin (Senior Lecture of University of Western Sydney) sekaligus pemateri serta sivitas akademika dari berbagai fakultas.

Dalam laporan singkatnya, Arskal menjelaskan perkembangan jurnal ilmiah yang terindeks Scopus saat ini. Diketahui, hingga kini sudah ada beberapa fakultas dan lembaga internal UIN yang aktif menyumbangkan publikasi internasional yang terindeks Scopus.

“Mereka diantaranya, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, LP2M, dan Pusat Pengembangkan Bahasa,” ujarnya.

“Tahun 2017 ini, LP2M menambah kuota pembiayaan konferensi internasional dari 10 Menjadi 20 konferensi, dengan pembiayaan yang disesuaikan. Maka dari itu, seluruh sivitas akademika UIN Jakarta dapat termotivasi untuk mengajukan proposal konferensi internasional kepada kami, untuk selanjutnya dipertimbangkan apakah dapat diloloskan atau perlu diperbaiki agar lebih baik,” jelas Arskal. (lrf /rdr)