Auditorium, BERITA UIN Online – Sekitar 150 mahasiswa yang berprestasi dalam bidang non akademik menerima penghargaan dari UIN Jakarta. Penghargaan diberikan dalam lima kategori, yaitu kejuaraan, karya inovasi, relawan (aksi sosial), penghafal a-Qur’an, serta pegiat hak asasi manusia dan lingkungan hidup, baik di tingkat nasional maupun internasional, individu maupun kelompok.

Pemberian penghargaan digelar dalam secara Student Achivement Award (SAA) di Auditorium Harun Nasution, Rabu (20/12/2017). Hadir Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Yusron Razak, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Prof Dr Murodi, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Drs Zaenal Arifin, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Dr Asrorun Ni’am Shaleh, serta para wakil dekan bidang kemahasiswaan.

Rektor Dede Rosyada dalam sambutannya menyatakan, UIN Jakarta akan terus mengapresiasi para mahasiswa yang memiliki berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. Prestasi mahasiswa merupakan salah satu indikator keberhasilan perguruan tinggi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

“Sejauh ada biaya, UIN Jakarta akan terus bantu dan dorong bagi para mahasiswa yang menekuni berbagai bidang keahlian agar terus berprestasi,” katanya.

mahasiswa yang berprestasi dalam berbagai karya inovasi dan telah memiliki hak paten seharusnya dikelola oleh fakultas. Tetapi sayangnya, hak paten tersebut selama ini justru dipegang oleh yang bersangkutan, sehingga secara kelembagaan menjadi lemah.

“Jadi, ke depan hak paten ini barangkali dapat dilakukan oleh lembaganya, bukan lagi secara individual,” harapnya.

SAA merupakan ajang tahunan UIN Jakarta untuk memberikan apresiai kepada para mahasiswa berprestasi di bidang non akademik. Selain itu, SAA juga bertujuan untuk memberi motivasi bagi mahasiswa lain agar terus mengembangkan minat dan bakatnya.

Tahun ini, penghargaan diberikan kepada para mahasiswa yang telah melakukan beragam kegiatan, baik secara individual maupun kelompok, nasional maupun internasional, serta meliputi berbagai bidang aktivitas, di antaranya sebagai presenter/pemakalah dan pembicara, relawan sosial, penulis buku, karya inovasi, kompetisi, dan penghafal al-Qur’an (tahfidz). Mereka yang berprestasi diberi apresiasi berupa uang pembinaan senilai total Rp 330 juta ditambah sertifikat. (ns)