Ranita Peringati Hari Bumi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Kampus I, UINJKT Online – Hari Bumi sedunia yang jatuh pada 22 April kemarin diperingati Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (KMPLHK) “Ranita” UIN Jakarta dengan menggelar aksi teatrikal dengan membawa spanduk yang bertuliskan bebas polusi dari kendaraan di kampus dan mematikan lift sehari.

Staf Humas KMPLHK Ranita Hilman Budiman saat ditemui UINJKT Online di kantin FITK mengatakan, kegiatan teatrikal yang dilakukan Ranita bertujuan untuk menggugah kesadaran sivitas akademika terhadap pulusi lingkungan, khususnya lingkungan kampus dari asap kendaraan bermotor. Karena itu, mereka mengajak sivitas akademika untuk menyediakan sehari di kampus tanpa kendaraan bermotor dan mematikan lift.

”Dari kemarin saya beserta teman-teman menyebarkan surat kepada rektorat dan sejumlah dekan di UIN Jakarta untuk meminta kebijakan pada hari bumi sedunia yang jatuh pada 22 April besok, kampus UIN Jakarta bebas dari kendaraan beroda dua maupun empat dan menghentikan lift selama sehari, hal ini guna mengurangi polusi dan energi khususnya di sini,” harapnya.

UKM Ranita mengaharapkan sivitas akademika menyetujuinya atas himbauannya itu, karena di kampus ini banyak yang membawa kendaraan. Mengingat perbandingan antara jumlah kendaraan setiap hari di UIN Jakarta dan jumlah pohon yang ada di kampus tidak sebanding. Sehingga besok minta dukungannya dari semua sivitas akademika demi kelancaran semua pihak. Bebas kendaraan pada besok hari merupakan tabungan agar bumi bebas dari polusi. 

Begitu pula matikan lift pada besok hari, dengan harapan menghemat energi. Dan juga anak cucu dikemudian hari tidak terbebani atas ulah manusia zaman sekarang. Mungkin mematikan lift sehari pun sudah menghemat energi sangat besar. 

UKM Ranita juga mengharapkan, ke depan, kampus memiliki kebijakan dalam satu bulan atau tiga bulan sekali dilakukan hari bebas dari kendaraan bermotor dan lift

Sosialisasi hari bumi sedunia yang dilakukan UKM Ranita ini, tujuannya, agar semua yang melihat teatrikal teman-teman UKM Ranita sadar, bahwa bumi sudah terbebani dengan polusi atas ulah manusia sendiri. Minimal bagi yang melihat tearikal tahu bahwa besok hari bumi sedunia, sehingga harus berbuat apa untuk dunia yang di cintainya. 

Kegiatan teatrikal ini dipusatkan di depan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), agar semua yang masuk kampus maupun yang keluar mengetahui, dan selanjutnya saat sudah siang mengelilingi kampus. Kegiatan ini dilakukan oleh empat orang, satu orang sebagai penunjuk jalan dengan dinamai bajunya Mr Earth dan tiga orang lainnya membawa spanduk Save Energi dan Bebas Polusi dengan muka si pembawa spanduk penuh coretan, yang bermakna, manusia yang sudah gosong yang diakibatkan pengaruh bumi yang tidak ada keseimbangan.*

Ranita Peringati Hari Bumi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Kampus I, UINJKT Online – Hari Bumi sedunia yang jatuh pada 22 April kemarin diperingati Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (KMPLHK) “Ranita” UIN Jakarta dengan menggelar aksi teatrikal dengan membawa spanduk yang bertuliskan bebas polusi dari kendaraan di kampus dan mematikan lift sehari.

Staf Humas KMPLHK Ranita Hilman Budiman saat ditemui UINJKT Online di kantin FITK mengatakan, kegiatan teatrikal yang dilakukan Ranita bertujuan untuk menggugah kesadaran sivitas akademika terhadap pulusi lingkungan, khususnya lingkungan kampus dari asap kendaraan bermotor. Karena itu, mereka mengajak sivitas akademika untuk menyediakan sehari di kampus tanpa kendaraan bermotor dan mematikan lift.

”Dari kemarin saya beserta teman-teman menyebarkan surat kepada rektorat dan sejumlah dekan di UIN Jakarta untuk meminta kebijakan pada hari bumi sedunia yang jatuh pada 22 April besok, kampus UIN Jakarta bebas dari kendaraan beroda dua maupun empat dan menghentikan lift selama sehari, hal ini guna mengurangi polusi dan energi khususnya di sini,” harapnya.

UKM Ranita mengaharapkan sivitas akademika menyetujuinya atas himbauannya itu, karena di kampus ini banyak yang membawa kendaraan. Mengingat perbandingan antara jumlah kendaraan setiap hari di UIN Jakarta dan jumlah pohon yang ada di kampus tidak sebanding. Sehingga besok minta dukungannya dari semua sivitas akademika demi kelancaran semua pihak. Bebas kendaraan pada besok hari merupakan tabungan agar bumi bebas dari polusi. 

Begitu pula matikan lift pada besok hari, dengan harapan menghemat energi. Dan juga anak cucu dikemudian hari tidak terbebani atas ulah manusia zaman sekarang. Mungkin mematikan lift sehari pun sudah menghemat energi sangat besar. 

UKM Ranita juga mengharapkan, ke depan, kampus memiliki kebijakan dalam satu bulan atau tiga bulan sekali dilakukan hari bebas dari kendaraan bermotor dan lift

Sosialisasi hari bumi sedunia yang dilakukan UKM Ranita ini, tujuannya, agar semua yang melihat teatrikal teman-teman UKM Ranita sadar, bahwa bumi sudah terbebani dengan polusi atas ulah manusia sendiri. Minimal bagi yang melihat tearikal tahu bahwa besok hari bumi sedunia, sehingga harus berbuat apa untuk dunia yang di cintainya. 

Kegiatan teatrikal ini dipusatkan di depan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), agar semua yang masuk kampus maupun yang keluar mengetahui, dan selanjutnya saat sudah siang mengelilingi kampus. Kegiatan ini dilakukan oleh empat orang, satu orang sebagai penunjuk jalan dengan dinamai bajunya Mr Earth dan tiga orang lainnya membawa spanduk Save Energi dan Bebas Polusi dengan muka si pembawa spanduk penuh coretan, yang bermakna, manusia yang sudah gosong yang diakibatkan pengaruh bumi yang tidak ada keseimbangan.*