GusdurStudent Center, BERITA UIN Online–Bencana alam kembali menghampiri tanah air. Melalui akun Twitter resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), diinformasikan terjadi gempa di Aceh sekitar pukul 05.03 WIB pada Rabu 7 Desember 2016 lalu.

Gempa berkekuatan 6,4 SR tersebut melanda wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Akibat guncangan gempa tersebut banyak korban jiwa serta sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Kejadian ini tentunya membuat panik mahasiswa UIN Jakarta yang berasal dari Aceh dan memiliki sanak saudara di sana.

Untuk membantu korban gempa, Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan Kembara Insani Ibnu batuttah (KMPLHK Ranita) membuka posko peduli Aceh yang bertempat di taman sebelah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

“Penggalangan dana terus dilakukan RANITA dengan berbagai cara, di antaranya fundraising, penjualan baju layak pakai, dan baju free order yang semua keuntungannya didonasikan untuk korban gempa. Sampai dana terakhir terkumpul Rp 23.897.200,” ujar Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Ranita Ahmad Wildanul Akhyar melalui pesan singkatnya, Kamis (29/12/2016).

Tim pertama Ranita, lanjut Wildan, pada 10 Desember 2016 diberangkatkan untuk assessment kebutuhan di sana telah memiliki data yang Valid dan tercatat ada beberapa bangunan sekolah yang perlu di renovasi.

“Rencana recovery pasca bencana, Ranita menyusun program untuk membantu pembangunan sekolah Madrasah Ulumul Qur’an dan Madrasah Aliyah Swasta. Program tersebut mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, sehingga pada 20 Desember 2016, Rektor UIN Jakarta mendelegasikan mahasiswa untuk membantu pembangunan di sana,” imbuh mahasiswa semester tujuh Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan itu.

Untuk penggalangan dana, lanjutnya, Ranita bekerjasama dengan Komite Haul Gusdur akan mengadakan malam penggalangan dana bertepatan dengan wafatnya Gusdur (KH Abdurrahman Wahid, Presiden ke 4 Republik Indonesia) dengan tema “Gus Dur Dalam Bingkai Kemanusiaan” pada Kamis, 29 Desember 2016 di Gedung Student Center.

Menurutnya, Gus Dur adalah seorang tokoh bangsa Indonesia yang mempunyai nilai dan gagasan kebangsaan, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Kegiatan ini merefleksikan pemikiran-pemikiran Gus Dur tentang wawasan kebangsaan dan kemanusiaan, mengobati rasa rindu akan sosok Gus Dur bagi generasi muda serta penggalangan dana untuk korban gempa aceh.

“Datang yah dan silahkan beli kaos bergambar Gusdur Rp 75.000 yang seluruh keuntungannya didonasikan untuk korban gempa Aceh,” tutup Wildan.

Share This