Rakerpim: UIN Jakarta Diakui Dunia Internasional

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Hotel Seruni, BERITA UIN Online—Tepat pukul 17.05 WIB, Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim)  UIN Jakarta selama tiga hari, Kamis-Jumat (17-19/1/2013) di Hotel Seruni, Bogor, secara resmi dibuka Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat.

Rektor dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada sivitas akademik UIN Jakarta yang telah turut berjuang memajukan kampus yang terletak di bilangan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). “UIN Jakarta tidak saja diakui di tingkat nasional, tapi juga diakui oleh dunia internasional. Ini tentu berkat kerja teman-teman semua,” ujarnya.

Pengakuan masyarakat kepada UIN Jakarta selama ini memang lebih banyak pada studi keislaman. Untuk itu pula, ke depan UIN Jakarta juga harus menekuni kajian-kajian lain. “Karena dalam kajian keislaman itu juga terdapat keilmuan. Ke depan kajian-kajian yang lain harus kita tekuni,” saran Rektor.

Menurutnya, meski UIN Jakarta telah melakukan banyak terobosan, ke depan masih banyak pekerjaan rumah (PR). Misalnya, soal peningkatan mutu akademik dosen dan mahasiswa, peningkatan penelitian/jurnal, sarana prasarana, dan lain-lainnya.

Sementara Ketua Panitia Dr Amelia Fauzia mengatakan, Rakerpim kali ini mengusung tema “Cetak Biru Integrasi Keilmuan dan Keislaman: Menuju World Class University.” Topik tersebut sengaja diangkat, aku dia, karena UIN Jakarta punya komitmen untuk menjadi universitas kelas dunia.

“Meskipun nama World Class University debatable, tapi hal itu tetap penting bagi UIN Jakarta. Ini karena secara empiris unievrsitas-universitas ternama itu punya komitmen sebagai kampus kelas dunia,” sambung dia.

Rakerpim ini dihadiri seluruh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, para kepala lembaga/pusat struktural dan nonstruktural, dan kepala unit. (Saifudin)