Ragam Perubahan Politik Islam

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Transformasi Politik Islam: Radikalisme, Khilafatisme, dan Demokrasi. Prof. Dr. Azyumardi Azra CBE, 2016.

Transformasi Politik Islam: Radikalisme, Khilafatisme, dan Demokrasi. Prof. Dr. Azyumardi Azra CBE, 2016.

Judul               : Transformasi Politik Islam: Radikalisme, Khilafatisme, dan Demokrasi

Penulis             : Prof. Dr. Azyumardi Azra, CBE

Penerbit           : Prenada Media

Terbit               : Januari 2016

Tebal               : 348 Halaman

ISBN               : 9786020895871

Islam pada dasarnya adalah agama yang Rahmatan lil ‘alamin yakni penuh dengan rahmat untuk seluruh makhluk di alam. Islam adalah agama yang tenang dan penuh dengan kedamaian serta menghindari kekerasan. Adanya kekerasan dalam Islam karena banyak perbedaan faham dan perbedaan adalah sebuah rahmat agar kita bisa berfikir.

Buku Transformasi Politik Islam: Radikalisme, Khilafatisme, dan Demokrasi berbicara tentang agama dan cakupannya yang luas termasuk hubungannya dengan kekerasan. Bagaimana hubungan agama dengan kekerasan? Mengapa Islam yang mengajarkan kedamaian, kasih sayang, dan harmoni tidak hanya antarmanusia juga dengan lingkungannya tetapi dalam perjalanan sejarah terlihat sering menjadi dasar dan justifikasi aksi kekerasan?

Buku yang ditulis Azra ini tidak hanya gamblang dalam penjelasan tema ekstremisme, radikalisme dan demokrasi yang dikaitkan dengan Islam, tetapi tema lain juga dikuasai beliau secara mendalam. Sehingga buku karangan beliau sering dan sudah layak dijadikan renungan dan kajian tentang masa depan politik islam serta cocok digunakan sebagai literatur di jurusan seperti Sejarah Kebudayaan atau Peradaban Islam serta jurusan Politik Islam atau Politik Timur Tengah.

Buku dengan tebal 348 halaman ini terdiri dari 17 bab yaitu agama dan sejarah kekerasan, dunia tanpa islam: mungkinkah? Islam dan negara: eksperimen dalam masa modern, Islam Arabisme dan Turkisme: nasionalisme dalam pandangan al-Kawakibi dan Gokalp, dari Arabisme ke Khilafatisme: pandangan Ismail al-Faruqi, akar ideologis revolusi Iran: filsafat pergerakan Ali Syariati, Islam dan politik postmodernisme, fundamentalisme islam: perspektif historis dan doktrinal, jihad dan terorisme: konsep dan praktik, jihad dan revolusi Islam: pandangan al-Mawdudi, jihad dan radikalisme politik: agama dan kekerasan global, citra barat tentang Islam, zionisme, media massa barat, dan citra Islam, bahasa politik dan politik bahasa: Islam dalam pandangan Lewis, khilafah dan Indonesia: relevansi dan reperkusi, Islam dan demokrasi: pengalaman Indonesia, Turki, dan negara-negara Arab, dan sektarianisme politik dan demokrasi: rekonsolidasi untuk masa depan.

Isi buku ini menjawab semua pertanyaan tersebut serta membahas perkembangan politik menyangkut Islam dan kaum Muslimin, khususnya di Timur Tengah sejak masa modern hingga sekarang ini. Perkembangan yang melibatkan transformasi itu belakangan ini secara garis besar meningkat dalam dua gejala: Pertama, meningkatnya kekerasan dan terorisme yang dilakukan kelompok ekstrem-radikal atas nama Islam. Kedua, munculnya gelombang demokrasi di Indonesia sejak 1998 dan di beberapa negara Arab sejak akhir 2010. Saat ini, dinamika politik yang terjadi tidak menyenangkan di kawasan Dunia Arab. (Ikhda K.)