Pustakawan Harus Mencintai Profesi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Kampus UIN, UINJKT Online – Pustakawan diminta untuk lebih mencitai profesinya sebagai tenaga perpustakaan. Hal itu untuk melahirkan semangat kerja pada bidang yang menjadi tugasnya.

“Tapi apapun pekerjaan yang dilakukan, setiap pegawai memang sudah seharusnya lebih mencintai pekerjaan yang ditekuninya,” kata Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat saat membuka “Workshop Layanan Perpustakaan” di Gedung Perpustakaan Utama, Rabu (1/7). Tampak hadir Kepala Perpustakaan Utama Dr Muhammad Zuhdi.

Rektor menandaskan, selain mencintai profesi, pustakawan harus memiliki aksesibilitas dan keterbukaan wawasan secara luas. Karena dengan cara itu seorang pustakawan akan menjadi tenaga terampil dan profesional. “Perpustakaan harus menjadi sentral informasi bagi masyarakat, sehingga diperlukan akses dan wawasan dari para pustakawan tadi,” ujarnya. Kata kunci lainnya, pustakawan harus ada usaha untuk belajar pada sesuatu yang baru dan banyak beramal serta berprestasi.

Muhammad Zuhdi mengatakan, workshop diselenggarakan untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme pustakawan UIN Jakarta, baik mengenai pengelolaan perpustakaan maupun pelayanan kepada pengguna. Namun, yang juga tak kalah penting perpustakaan harus mampu melayani pengakses secara luas di luar kalangan sivitas akademika UIN Jakarta. “Perpustakaan sekarang tak hanya lahir dalam bentuk fisik tetapi juga virtual. “ katanya. Karena itu, dalam workshop juga dibahas mengenai layanan perputakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Workshop yang akan berlangsung hingga Jumat mendatang ini diikuti sedikitnya 40 peserta. Mereka adalah pustakawan yang berasal dari Perpustakaan Utama dan perpustakaan fakultas di UIN Jakarta. Materi workshop diisi oleh sejumlah pakar pustaka, antara lain penerbit Mizan, Universitas Pelita Harapan, dan Perpustakaan Nasional (ns)

Pustakawan Harus Mencintai Profesi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Kampus UIN, UINJKT Online – Pustakawan diminta untuk lebih mencitai profesinya sebagai tenaga perpustakaan. Hal itu untuk melahirkan semangat kerja pada bidang yang menjadi tugasnya.

“Tapi apapun pekerjaan yang dilakukan, setiap pegawai memang sudah seharusnya lebih mencintai pekerjaan yang ditekuninya,” kata Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat saat membuka “Workshop Layanan Perpustakaan” di Gedung Perpustakaan Utama, Rabu (1/7). Tampak hadir Kepala Perpustakaan Utama Dr Muhammad Zuhdi.

Rektor menandaskan, selain mencintai profesi, pustakawan harus memiliki aksesibilitas dan keterbukaan wawasan secara luas. Karena dengan cara itu seorang pustakawan akan menjadi tenaga terampil dan profesional. “Perpustakaan harus menjadi sentral informasi bagi masyarakat, sehingga diperlukan akses dan wawasan dari para pustakawan tadi,” ujarnya. Kata kunci lainnya, pustakawan harus ada usaha untuk belajar pada sesuatu yang baru dan banyak beramal serta berprestasi.

Muhammad Zuhdi mengatakan, workshop diselenggarakan untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme pustakawan UIN Jakarta, baik mengenai pengelolaan perpustakaan maupun pelayanan kepada pengguna. Namun, yang juga tak kalah penting perpustakaan harus mampu melayani pengakses secara luas di luar kalangan sivitas akademika UIN Jakarta. “Perpustakaan sekarang tak hanya lahir dalam bentuk fisik tetapi juga virtual. “ katanya. Karena itu, dalam workshop juga dibahas mengenai layanan perputakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Workshop yang akan berlangsung hingga Jumat mendatang ini diikuti sedikitnya 40 peserta. Mereka adalah pustakawan yang berasal dari Perpustakaan Utama dan perpustakaan fakultas di UIN Jakarta. Materi workshop diisi oleh sejumlah pakar pustaka, antara lain penerbit Mizan, Universitas Pelita Harapan, dan Perpustakaan Nasional (ns)