Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— Pusat Penelitian dan Penerbitan (Puslitpen) LP2M UIN Jakarta kembali membuka pendaftaran proposal hibah pembiayaan penelitian tahun anggaran 2018.  Pendaftaran yang dibuka sejak Senin 4 September hingga Jum’at 29 September bisa dilakukan secara online melalui laman http://litapdimas.kemenag.go.id

Demikian disampaikan Kepala Puslitpen LP2M UIN Jakarta, Wahdi Sayuti MA, seperti dikutip BERITA UIN Online, Selasa (19/9/2017).  “Puslitpen LP2M UIN Jakarta mengundang para dosen, fungsional peneliti, pustakawan, dan laboran di UIN Jakarta untuk mengajukan proposal pembiayaan penelitian Tahun Anggaran 2018,” himbaunya.

Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan ini menambahkan, pendaftaran hibah riset tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, pendaftaran kali ini dilakukan secara online melalui laman http://litapdimas.kemenag.go.id, sedang informasi ketentuan pengajuan riset bisa diakses melalui laman http://puslitpen.uinjkt.ac.id.

Ketentuan pendaftaran yang terpusat di Kementerian Agama RI didasarkan Surat Plt. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 4107/Dj.I/Dt.I.III.5/HM.01/08/2017. Dalam surat berperihal Petunjuk Pelaksanaan Pendaftaran Online BOPTN Penelitian tersebut, ketentuan ini ditujukan guna menggaransi peningkatan kualitas akuntabilitas pelaksanaan riset di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Dalam bahan Sosialisasi Call for Proposal Puslitpen UIN Jakarta 2018 disebutkan, pendaftaran demikian juga didasarkan rekomendasi Divisi Litbang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar pengelolaan dana BOPTN Penelitian PTKIN dikelola oleh Kementerian Agama RI. Proposal riset yang masuk selanjutnya divalidasi oleh tim admin dan tim reviewer sesuai bidang keilmuan dari internal UIN Jakarta sendiri.

Proposal yang memenuhi syarat akan disetujui dan muncul dalam database Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. Selain itu, proposal juga akan menjadi dasar rujukan penetapan besaran dana BOPTN PTKIN di tahun selanjutnya.

Sementara itu, merujuk pada publikasi Puslitpen sendiri, terdapat delapan jenis riset yang didanai hibah tahun depan. Diantaranya penelitian pemula, pengembangan program studi, penelitian dasar interdisipliner, penelitian dasar integrasi keilmuan, penelitian terapan dan pengembangan perguruan tinggi, penelitian terapan dan pengembangan perguruan nasional, penelitian terapan dan pengembangan global, penelitian unggulan atau kolaborasi internasional.

Selain laporan riset, hibah sendiri ditargetkan bisa menghasilkan draft artikel jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional berekognisi. (farah nh/yuni nurkamaliah/zm)

 

Share This