Pusbangsitek UIN Jakarta – PT Karnos Film Launching Onscreen

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

RSU, UIN Online — Pusat Pengembangan Sains dan Teknologi (Pusbangsitek) UIN Jakarta dan PT Karnos Film meresmikan Onscreen di Ruang Sidang Utama (RSU), Senin (15/2). Peresmian dihadiri sejumlah pimpinan universitas dan fakultas di antaranya, Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim, Dekan FST Dr Syopiansyah Jayaputra, Pudek Bidang Akademik Fidkom Drs Wahidin Saputra MAg, Pudek Bidang Kemahasiswaan FSH Dr Yayan Sopyan.

Acara peresmian dilakukan dengan penandatangan kembali Memorandum of Understanding (MoU) antara Pusbangsitek UIN Jakarta dengan PT Karnos Film yang dilakukan Direktur Pusbangsitek Dr U Maman Kh dengan Direktur PT Karnos Film Santy Karno.

Onscreen Profesional Film merupakan program pendidikan profesional di bidang perfilman yang digagas sejak Juli 2008. Tujuannya, untuk mengembangkan program profesional perfilman supaya menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan profesional dalam dunia perfilman. Karena itu, Pusbangsitek dan PT Karnos Film sepakat menyelenggarakan kegiatan pembelajaran bersama di bidang perfilman.

“Pusbangsitek ingin mengembangkan skill-skill di bidang multimedia, sehingga nantinya peserta bisa membuat film yang layak dan bermoral,” kata Maman.

Maman menjelaskan UIN Jakarta sebagai pihak pertama menyediakan tenaga pengajar untuk mata pelajaran teori, sementara PT Karnos Film sebagai pihak kedua menyediakan tenaga pengajar untuk mata pelajaran praktek.

Waktu belajar selama dua tahun, yang dibagi dalam dua program yakni di tahun pertama peserta akan belajar teori sekaligus praktik, sedangkan di tahun kedua peserta akan bekerja dan mengaplikasikan keterampilannya. Seusai menyelesaikan pelatihan ini, peserta dapat melanjutkan ke jenjang strata satu bidang ilmu komunikasi. Karena itu, UIN Jakarta akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi lain agar mereka mengakui dan mengkonversi materi pembelajaran profesional Onscreen, sehingga peserta didik dapat melanjutkan ke S1.

Menurut Maman PT Karnos Film menjamin peserta yang menyelesaikan pelatihan mampu membuat film video profesional dan dapat bekerja langsung bekerja di Karnos Film selama setahun.

“Kerjasama ini menjadi penting. Sebab, lembaga pendidikan tinggi seperti UIN Jakarta ingin juga ikut serta memberikan perhatian kepada moral, seni, dan budaya,” jelas Sudarnoto. [] Reporter: Elly Afriani

 

Pusbangsitek UIN Jakarta – PT Karnos Film Launching Onscreen

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

RSU, UIN Online — Pusat Pengembangan Sains dan Teknologi (Pusbangsitek) UIN Jakarta dan PT Karnos Film meresmikan Onscreen di Ruang Sidang Utama (RSU), Senin (15/2). Peresmian dihadiri sejumlah pimpinan universitas dan fakultas di antaranya, Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim, Dekan FST Dr Syopiansyah Jayaputra, Pudek Bidang Akademik Fidkom Drs Wahidin Saputra MAg, Pudek Bidang Kemahasiswaan FSH Dr Yayan Sopyan.

Acara peresmian dilakukan dengan penandatangan kembali Memorandum of Understanding (MoU) antara Pusbangsitek UIN Jakarta dengan PT Karnos Film yang dilakukan Direktur Pusbangsitek Dr U Maman Kh dengan Direktur PT Karnos Film Santy Karno.

Onscreen Profesional Film merupakan program pendidikan profesional di bidang perfilman yang digagas sejak Juli 2008. Tujuannya, untuk mengembangkan program profesional perfilman supaya menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan profesional dalam dunia perfilman. Karena itu, Pusbangsitek dan PT Karnos Film sepakat menyelenggarakan kegiatan pembelajaran bersama di bidang perfilman.

“Pusbangsitek ingin mengembangkan skill-skill di bidang multimedia, sehingga nantinya peserta bisa membuat film yang layak dan bermoral,” kata Maman.

Maman menjelaskan UIN Jakarta sebagai pihak pertama menyediakan tenaga pengajar untuk mata pelajaran teori, sementara PT Karnos Film sebagai pihak kedua menyediakan tenaga pengajar untuk mata pelajaran praktek.

Waktu belajar selama dua tahun, yang dibagi dalam dua program yakni di tahun pertama peserta akan belajar teori sekaligus praktik, sedangkan di tahun kedua peserta akan bekerja dan mengaplikasikan keterampilannya. Seusai menyelesaikan pelatihan ini, peserta dapat melanjutkan ke jenjang strata satu bidang ilmu komunikasi. Karena itu, UIN Jakarta akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi lain agar mereka mengakui dan mengkonversi materi pembelajaran profesional Onscreen, sehingga peserta didik dapat melanjutkan ke S1.

Menurut Maman PT Karnos Film menjamin peserta yang menyelesaikan pelatihan mampu membuat film video profesional dan dapat bekerja langsung bekerja di Karnos Film selama setahun.

“Kerjasama ini menjadi penting. Sebab, lembaga pendidikan tinggi seperti UIN Jakarta ingin juga ikut serta memberikan perhatian kepada moral, seni, dan budaya,” jelas Sudarnoto. [] Reporter: Elly Afriani