Ciputat, BERITA UIN Online— Pusat Perpustakaan UIN Jakarta berhasil meraih akreditasi A dari Perpustakaan Nasional RI atas kualitas layanan kepustakaannya. Akreditasi didapat pasca evaluasi ketat asesor Lembaga Akreditasi Kepustakaan, Perpustakaan Nasional RI. Sertifikat akreditasi sendiri diterbitkan Perpustakaan Nasional dengan Nomor 00037/LAP.PT/XII/2017 tanggal 20 Desember 2017.

Kabar keberhasilan akreditasi A didapat BERITA UIN Online dari Kepala Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Amrullah Hasbana MLS usai serah terima sertifikat akreditasi dari pihak Perpustakaan Nasional yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Perguruan Tinggi Drs. Nurcahyono SS M.Si. Serah terima sertifikat berlangsung di Gedung Perpustakaan Nasional, Jumat (2/2/2018).

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas raihan ini. Tentu, kami juga harus berterimakasih atas support penuh Pak Rektor, para pimpinan, seluruh pustakawan dan staf Pusat Perpustakaan. Wabil khusus tim inti Akreditasi Perpustakaan,” ucapnya.

Dalam catatan BERITA UIN Online, Pusat Perpustakaan UIN Jakarta sebelumnya melaksanakan akreditasi perpustakaan terhitung tanggal 13-14 Desember 2017 lalu. Bertindak sebagai asesor Drs Tisyo Haryono MLS dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Drs Nurcahyono SS M.Si dari Perpustakaan Nasional RI.

Akreditasi perpustakaan sendiri bertujuan untuk mengevaluasi sejauhmana perpustakaan mampu memenuhi standar mutu layanan yang ditentukan. Diketahui sejak 2011 lalu, Perpustakaan Nasional mengeluarkan standar untuk mengukur kualitas layanan berbagai jenis perpustakaan, termasuk standar perpustakaan Perguruan Tinggi yang berkode SNP 010:2011.

Berdasar kebijakan itu, perpustakaan perguruan tinggi wajib memenuhi standar yang ditetapkan. Diantaranya standar dari sisi koleksi kepustakaan, sarana dan prasarana layanan, proses pelayanan, tenaga kepustakaan, penyelenggaraan, pengelolaan, maupun teknologi dan informatika pendukung.

 

Tingkatkan Kualitas dan Koleksi

Keberhasilan meraih akreditasi A sendiri, Amrullah menambahkan, mendorong penguatan komitmen UIN Jakarta maupun Pusat Perpustakaan untuk terus memperkuat mutu koleksi, layanan, dan infrastruktur. Dari sisi koleksi, akreditasi A menjadi tuntutan bagi pengembangan koleksi buku maupun jurnal, baik printed maupun non-printed.

Menurutnya, peningkatan jumlah dan kualitas kepustakaan jurnal ilmiah daring (journal online) maupun buku-buku akademik elektronik menjadi kebutuhan sivitas akademik dalam menjalankan kewajiban tri dharma perguruan tinggi. Kelengkapan fasilitas, dukungan teknologi informasi yang kuat dan modern, dan sumber daya pustakawan yang proporsional dan professional juga perlu terus ditingkatkan.

“Mohon selalu dukungan agar layanan kepustakaan bagi seluruh sivitas akademika UIN Jakarta bisa terus maksimal,” pungkasnya. (farah nh/yuni nk/zm)