Pusat Perpustakaan, BERITA UIN Online— Pusat Perpustakaan UIN Jakarta menggelar Sosialisasi Online Journal dan Plagiarism Checker di Lantai 7 Gedung Pusat Perpustakaan, Jumat (28/09/2017). Sosialisasi diikuti perwakilan fakultas, program studi, unit/lembaga, pustakawan, dan pengelola jurnal.

Sosialisasi yang dibuka Kepala Pusat Perpustakaan Amrullah Hasbana S.Ag S.S  MA dihadiri beberapa narasumber. Diantaranya Perwakilan Aplikasi Plagiarism Checker TURN IT IN sekaligus Perwakilan IG-Publishing (Oxford University Press e-Journal dan Oxford Islamic Studies Online) Ririana, Perwakilan Springerlink Nelly, perwakilan Online J-Stor Ichiau, dan perwakilan Arab World Research Source Eric.

Dalam pembukaannya, Amrullah mengatakan kegiatan sosialisasi diharapkan mampu mengoptimalkan penggunaan jurnal online yang telah dilanggan Pusat Perpustakaan oleh sivitas akademik UIN Jakarta. Selain itu, kegiatan juga diharap meningkatkan kesadaran sivitas untuk lebih berhati-hati dalam menuliskan karya ilmiah sehingga tidak terjebak dalam tindakan plagiasi.

“Penulisan dan publikasi karya ilmiah saat ini dan mendatang tidak hanya bagaimana memenuhi prasyarakat ilmiah secara rujukan, analisis, atau pun kekayaan rujukan. Tantangan terbesar adalah terhindar dari tindakan plagiasi,” jelasnya.

Dalam paparannya, Perwakilan Aplikasi Plagiarism Checker TURN IT IN Ririana menyarankan agar pengecekan tingkat plagiasi dalam karya ilmiah tidak cukup menggunakan aplikasi gratis yang disediakan provider secara online. Sebab aplikasi demikian hanya mampu mengecek dalam tingkat terbatas.

“Selain itu, aplikasi gratis juga penuh resiko. Penulis yang mengecek plagiarism dalam karyanya bisa kehilangan copy right atas tulisannya. Jadi perlu aplikasi dengan kualitas dan kapasitas memadai,” tandasnya.

 

Akun Anti-Plagiat

Lebih jauh, Amrullah menambahkan, Pusat Perpustakaan UIN Jakarta sendiri telah berlangganan aplikasi Plagiarism Checker TURN IT IN. Langganan aplikasi ini nantinya memungkinkan UIN Jakarta memiliki 111 akun anti plagiat untuk mengecek karya-karya tulis berupa jurnal dan berbagai karya ilmiah sivitas akademik.

“Langganan ini diharapkan memaksimalkan ikhtiar kita dalam meminimalisir terjadinya plagiasi dalam karya akademik,” jelasnya.

Ke-111 akun ini, jelasnya, akan dikordinasikan akun super admin di Pusat Perpustakaan. 110 akun lainnya, tambahnya, rencananya akan diberikan kepada 56 program studi, 12 perpustakaan fakultas, pengelola jurnal, Lembaga Penjaminan Mutu dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. (farah nh/yuni nurkamaliah)

Share This