Purek Akademik Lepas 36 Relawan “BUMN Peduli”

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Pembantu Rektor Bidang Akademik Prof Dr Moh Matsna HS melepas secara resmi 36 mahasiswa yang tergabung dalam program “BUMN Peduli” di gedung Rektorat, Rabu (9/5). Mereka merupakan relawan yang akan melakukan program pengentasan kemiskinan di lima wilayah di DKI Jakarta, termasuk Kabupaten Kepulauan Seribu.

Acara pelepasan dihadiri Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Dr Sumuran Harahap dan Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UIN Jakarta Dr Yayan Sofyan.

“Program (kepedulian sosial) ini mulia, karena itu kami meminta kalian agar memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Moh Matsna, dalam sambutannya. Ia menegaskan, pengabdian kepada masyarakat bagi mahasiswa sangat penting. Hal itu sebagai wahana berlatih diri untuk hidup bermasyarakat selepas menjadi sarjana nanti.

“Pengabdian kepada masyarakat juga merupakan pengamalan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Moh Matsna juga mengimbau kepada mahasiswa yang akan terjun sebagai relawan agar menjaga nama baik almamater. Selain itu mereka diharapkan menjadi contoh di masyarakat dengan mengembangkan keilmuan sesuai kapasitas masing-masing.

“Jangan setelah menginap di lokasi kalian tidur kesiangan. Jika perlu selalu pimpin shalat berjamaah,” harapnya.

Ketua LPM Dr Yayan Sofyan menyatakan, penerjunan mahasiswa sebagai relawan pembangunan tahun ini merupakan program kerja sama antara LPM dan Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Dalam program tersebut sebanyak 200 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di DKI Jakarta akan menjadi relawan. Mereka disebar di 100 kelurahan di lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu untuk melakukan program pengentasan kemiskinan.

“Para relawan akan melakukan pendampingan di tiap-tiap kelurahan yang ditunjuk sesuai kondisi wilayah serta kebutuhannya,” katanya.

Beberapa program yang digarap di antaranya pembangunan dan perbaikan jalan, saluran air, pengembangan usaha mikro, pelatihan kewirausahaan, dan pengelolaan serta pembuatan bak sampah. Untuk melaksanakan program tersebut, Kementerian BUMN telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar. Anggaran sebesar itu dibagikan kepada 100 kelurahan dengan besaran bervariasi antara Rp 40 juta hingga Rp 300 juta.

“Dana itu langsung disalurkan ke kelurahan masing-masing serta para relawan sebagai pendamping,” jelasnya.

Menurut Yayan, para relawan mahasiswa UIN Jakarta yang ditunjuk merupakan hasil seleksi internal. Sebelum terjun ke masyarakat, mereka terlebih dahulu mengikuti pelatihan dan pemetaan wilayah.  “Program BUMN Peduli ini akan berlangsung hingga akhir Mei 2012,” ujarnya. (ns)