Puasa Momentum Mendekatkan Diri pada Allah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jaenuddin Ishaq

Masjid Fathullah, UIN Online – Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Prof Dr D Hidayat mengatakan, sesuatu yang paling dekat dengan diri sendiri bukan keluarga atau kekasih, melainkan Allah SWT. Karena itu, jadikan Ramadan tahun ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan kegiatan yang bermanfaat. Hal itu dikatakan Hidayat saat berceramah di Masjid Fathullah, Selasa (1/9).
 
Menurut Hidayat, seorang Muslim harus dapat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hidayat menyebutkan, puasa contohnya, sebagai media untuk melakukan taqarub ilallah. “Misalnya, dengan membaca al-Qur’an, berinfak, dan berzakat,” ujar Hidayat.

Karena itu, puasa tidak hanya menahan haus dan lapar tapi juga menahan dari segalanya. Lebih dari itu, lanjutnya, puasa juga diharapkan mampu untuk mendekatkan dengan ciptaan-Nya. “Mudah-mudahan puasa kita diberkahi oleh Allah SWT. Dan kita terus berupaya mendekatkan diri hanya kepada-Nya,” jelas Hidayat yang juga dosen Bahasa Arab. []

Puasa Momentum Mendekatkan Diri pada Allah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jaenuddin Ishaq

Masjid Fathullah, UIN Online – Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Prof Dr D Hidayat mengatakan, sesuatu yang paling dekat dengan diri sendiri bukan keluarga atau kekasih, melainkan Allah SWT. Karena itu, jadikan Ramadan tahun ini untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan kegiatan yang bermanfaat. Hal itu dikatakan Hidayat saat berceramah di Masjid Fathullah, Selasa (1/9).
 
Menurut Hidayat, seorang Muslim harus dapat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hidayat menyebutkan, puasa contohnya, sebagai media untuk melakukan taqarub ilallah. “Misalnya, dengan membaca al-Qur’an, berinfak, dan berzakat,” ujar Hidayat.

Karena itu, puasa tidak hanya menahan haus dan lapar tapi juga menahan dari segalanya. Lebih dari itu, lanjutnya, puasa juga diharapkan mampu untuk mendekatkan dengan ciptaan-Nya. “Mudah-mudahan puasa kita diberkahi oleh Allah SWT. Dan kita terus berupaya mendekatkan diri hanya kepada-Nya,” jelas Hidayat yang juga dosen Bahasa Arab. []