PSGA Umumkan Pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah Gender dan Anak

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Pemenang-LKTI-2016-website-UIN-620x310Gedung Rektorat, Berita UIN Online– Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Jakarta menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dengan tema “Gender dan Anak” untuk kategori dosen dan mahasiswa pada 25 Mei sampai 15 Agustus 2016.

“Dari 3 bulan masa pengumpulan atau pengiriman naskah terdapat 33 naskah yang masuk melalui email dan dikirim langsung ke kantor PSGA,” ujar Kepala PSGA Rahmi Purnomowati SP MSi pada Kamis, (27/10/2016) di ruang kerjanya, kantor PSGA Gedung Rektorat lantai dasar.

Jumlah total peserta lomba ini, sambungnya, sebanyak 33 orang yang terdiri dari 14 peserta dosen dan 29 peserta mahasiswa. Peserta yang mengikuti atau mengirimkan naskah tidak hanya dari UIN Jakarta saja, melainkan dari berbagai Universitas umum atau PTAI, seperti dari Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Brawijaya, Universitas Metro-Lampung, STAIN Bukittinggi, Universitas Muhammadiyah Jogjakarta, STAINU Kebumen, dan beberapa universitas lain di pulau Jawa.

“Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah ini menunjukkan adanya respon positif dari kalangan akademisi baik di lingkungan UIN Jakarta maupun di luar, baik di kalangan dosen maupun mahasiswa terhadap kegiatan LKTI ini,” imbuh Rahmi.

Untuk tema yang diangkat, lanjutnya, terkait isu gender dan anak mengingat PSGA memiliki amanah untuk mengusung kedua isu tersebut. Tema tersebut dijabarkan lagi ke dalam tiga sub-tema, yaitu Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak; Kewirausahaan Perempuan; dan Kesehatan Reproduksi untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga.

Diuraikannya, ada enam orang dewan juri yang memberikan penilaian dalam lomba ini. Mereka adalah Siti Nurul Azkiyah PhD, Dr Diana Mutiah MSi, Rahmi Purnomowati SP MSi, Rosdiana MA, Zulfa Indira Wahyuni MPsi dan Nurmaya Arofah MEng.

Para juri memulai kegiatannya dengan menyusun rubrik penilaian yang sebelumnya sudah disusun tim PSGA. Mereka memberikan masukan-masukan untuk memperbaiki rubrik penilaian. Masing-masing naskah artikel dari dosen dan mahasiswa dibaca dan dinilai oleh 6 orang penguji/juri. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan penilaian yang lebih objektif.

Setelah melalui proses seleksi dan diskusi yang cukup panjang, PSGA akhirnya bisa menentukan enam orang yang dianggap karyanya layak menjadi pemenang, tiga orang kategori dosen dan tiga orang kategori mahasiswa.

Untuk kategori dosen, juara satu diraih Muhamad Tisna Nugraha dengan judul “Dampak Ekstrimisme dan Terorisme Collective Punishment pada Wanita dan Anak-Anak” (Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Pontianak).

Posisi kedua diraih Nur Hidayah dengan judul “Islam, Gender, dan Kewirausahaan dalam Pespektif Budaya Muslim di Indonesia: Kendala dan Strategi Peningkatan Partisipasi Perempuan” (Dosen UIN Jakarta dan IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten).

Sedangkan diposisi ketiga diraih Chaterine Hermawan Salim dengan judul “Mewujudkan Indonesia Layak Anak dalam Perspektif Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) Anak dan Kesejahteraan Sosial” (Dosen Fakultas Fisioterapi-UniversitasEsa Unggul).

Sementara untuk pemenang kategori mahasiswa juara satu diraihMohamad Alen Aliansyah dengan judul “Memperkuat Kewirausahaan Perempuan melalui Usaha Mikro Kecil Menengah sebagai Penopang Laju Pembangunan Ekonomi(Mahasiswa UIN Jakarta).

Posisi kedua diraih Andi Tanaka dengan judul “Rumah Peran SI-PAI (Si-Perlindungan Anak Indonesia): Strategi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak” (Mahasiswa Universitas Brawijaya) dan posisi ketiga diraih Ali Mukti dengan judul “Pendidikan Seks Untuk Anak Usia Dini Perspektif Islam (Upaya Preventif terhadap Pelecehan Seksual pada Anak)” (Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

“Kita sudah siapkan hadiahnya berupa laptop, note book dan tablet,” papar Rahmi.

Diketahui, naskah-naskah yang masuk dalam kegiatan yang telah diadakan sebanyak tiga kali dan akan diadakan setiap tahun ini kemudian oleh PSGA dijadikan sebagai bahan tulisan jurnal HARKAT 2016, jurnal yang diterbitkan PSGA. (mf)