Propesa Akan Dilaksanakan Awal Oktober

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Jaenuddin Ishaq

Ruang Diorama, UIN Online – Setelah tertunda pada Ramadhan lalu, pimpinan UIN dan pengurus lembaga kemahasiswaan akhirnya menyepakati pelaksanaan Program Pengenalan Studi dan Almamater (Propesa) bagi mahasiswa baru akan dilangsungkan selama dua hari pada Sabtu dan Minggu, 2-3 Oktober mendatang.

“Kesimpulannya, pelaksanaan Propesa akan kita adakan selama dua hari yakni 2 dan 3 Oktober. Semoga dapat berjalan lancar,” kata Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Ahmad Thib Raya dalam rapat persiapan Propesa dengan Pudek Bidang Kemahasiswaan dan Pengurus Lembaga Kemahasiswaan, di Ruang Diorama, Selasa (21/9).

Hadir dalam kesempatan itu Purek Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Drs H Abd Shomad, dan Kepala Bagian Sistem Informasi Drs Nurul Jamali.

Sebelumnya, sejumlah peserta rapat merasa keberatan jika Propesa diadakan selama tiga hari. “Alangkah baiknya, jika Propesa diadakan selama dua hari saja. Sebab mahasiswa kita, juga sudah membuat run down acara. Apalagi sekarang perkuliahan sudah mulai aktif,” saran Pudek Kemahasiswaan Fakultas Psikologi Dra Zahrotun Nihayah MSi.

Meski pelaksanaan propesa terbilang singkat dibanding periode sebelumnya, namun Thib Raya meyakinkan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tetap dapat mempromosikan lembaganya kepada mahasiswa baru. “Kami akan menyediakan stan. Para pengurus UKM juga akan diperbolehkan menjelaskan kegiatannya dengan mendatangi fakultas,” katanya.

Kepala Biro Kepegawaian Drs Abd Shomad MA menambahkan, stan tetap akan disediakan dengan desain yang menarik, agar mahasiswa baru dapat lebih mengenal UKM yang ada di UIN Jakarta. Jika waktunya mau lebih dari dua hari, ia mempersilahkan.

Demi lancarnya pelaksanaan hajatan tahunan itu, rapat juga mengamanatkan kepada panitia untuk segera menyusun proposal anggaran. Proposal tersebut akan menjadi pedoman dalam pemakaian anggaran pengeluaran Propesa. “Saya kira, secepatnya untuk dibuat proposal anggaran. Agar dana yang dikeluarkan sesuai dengan yang dibutuhkan,” tukas Pudek Kemahasiswaan Fakultas Sains dan Teknologi Drs M Tabah Rosyadi MA.

Propesa tahun ini rencananya akan diikuti sekitar 4.000 mahasiswa baru. Penyelenggaraan Propesa akan dilakukan oleh panitia yang terdiri dari pegawai dan organisasi mahasiswa (BEM F, BEM J, dan UKM).