Program Doktor FEB Jaring Puluhan Peminat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
— Program Doktor Keuangan dan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), UIN Jakarta berhasil menarik minat puluhan pendaftar program. Untuk menjamin kualitas akademik dan alasan keterbatasan sarana prasarana, program hanya akan menjaring maksimal mahasiswa doktoral program angkatan pertama sebanyak 16-20 orang.

— Program Doktor Keuangan dan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), UIN Jakarta berhasil menarik minat puluhan pendaftar program. Untuk menjamin kualitas akademik dan alasan keterbatasan sarana prasarana, program hanya akan menjaring maksimal mahasiswa doktoral program angkatan pertama sebanyak 16-20 orang.

FEB, Berita UIN Online— Program Doktor Keuangan dan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), UIN Jakarta berhasil menarik minat puluhan pendaftar program. Untuk menjamin kualitas akademik dan alasan keterbatasan sarana prasarana, program hanya akan menjaring maksimal mahasiswa doktoral program angkatan pertama sebanyak 16-20 orang.

Demikian disampaikan Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum FEB Dr. Ade Sofyan Mulazid MA kepada Berita UIN Online, pekan ini. “Untuk menjamin kualitas akademik, sesuai pertimbangan rektor dan dekan, maka angkatan pertama ini tidak akan lebih dari 20 orang,” ujarnya.

Ade menambahkan, puluhan pendaftar program doktor datang dari berbagai perguruan tinggi Islam dan perguruan tinggi umum nasional. Beberapa diantaranya berasal dari perguruan tinggi di berbagai negara Afrika, Timur Tengah, Turki, bahkan Asia sendiri. “Alhamdulillah, program ini mendapat sambutan luar biasa dari kalangan masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik bagi program doktor yang kami tawarkan,” harapnya.

Ditambahkan Ade, untuk program doktor ini, FEB telah menyiapkan desain kurikulum, fasilitas belajar, dan tenaga pengajar yang qualified. Khusus kurikulum dirancang sesuai Kerangka Kurikulum Nasional Indonesia (KKNI) dimana ditawarkan beberapa mata kuliah wajib seperti Fiqih Muamalah pada Perbankan dan Keuangan, Metodologi Riset, Filsafat Ekonomi Islam, Mikro dan Makro Ekonomi Advance, Metode Kuantitatif dan Kualitatif. Selain itu, ditawarkan juga mata kuliah pilihan seperti Isu-Isu Kontemporer dalam Perbankan dan Keuangan Islam, Risk Management in Islamic Banking and Finance, dan Manajemen Keuangan dan Investasi Islam.

“Sementara tenaga pengajar, kita akan padukan para ahli di bidang keislaman dan keilmuan melalui sistem team teaching. Untuk keislaman misalnya, Prof Azra (Prof. Dr. Azyumardi Azra MA dan Prof. Dr. Atho Mudhzar MSPD) menjadi dua dari beberapa pengajar ahli program. Kita juga undang pengajar praktisi-profesional,” paparnya.

Diketahui,  FEB UIN Jakarta berhasil mendapat izin membuka Program Doktor (S3) Perbankan Syariah terhitung mulai Semester Ganjil 2016 ini. Izin pembukaan program tertuang dalam SK Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 6546/2015 tentang Izin Penyelenggaraan Program Doktor Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta tanggal 16 November tahun 2015. Izin operasional ini menjadikan FEB UIN Jakarta sebagai satu-satunya fakultas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang berhasil membuka program Doktor Keuangan dan Perbankan Syariah. (ynk/zm)