Prof Loir: “Buku karya Oman Faturahman Layak Jadi Rujukan”

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone




classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>


 

Reporter: Jamilah

 

Gedung FAH, UINJKT Online - "Buku Tarekat Syattariyah di Minangkabau: Teks dan Konteks merupakan buku yang luar biasa dan dapat menjadi buku rujukan bagi yang tertarik dengan Teraket Syattariyah di Minangkabau,” kata Prof Dr Henri Chambert Loir dari Ecole Francaise d’Extreme-Oreint Jakarta dalam bedah buku Tarekat Syattariyah di Minangkabau: Teks dan Konteks karya Dr Oman Faturahman, dosen Fakultas Adab dan Humaniora  (FAH), di Gedung FAH, Kamis (27/11). Selain Prof Loir, pembicara lainnya adalah praktisi Tarekat Syattariyah dari Cirebon drh R Bambang Irianto BA, arkeolog Islam Dr Uka Tjandrasasmita, dan dosen Fakultas Ilmu Budaya UI Dr Tommy Christomy.

 

Dalam buku itu, menurut Prof Loir, Oman berhasil menyajikan 10 teks dalam lima bahasa, yakni Arab, Melayu, Minangkabau, Sunda dan Jawa. Pencapaian ini sangat luar biasa dan jarang terjadi.

 

Yang luar biasa lagi dari buku karya Oman ini, ia mampu menggabungkan antara metode filologi, sejarah dengan arkeologi dalam menganalisa teks-teks tersebut. Oman juga berusaha menunjukan melalui buku tersebut bahwa obyek kajian dengan menggunakan metode filologi tidak perlu mencari sebuah teks yang sulit diakses. “Yang penting mengandung makna, naskah apa pun pasti laku," ujarnya.

 

Sementara itu, dosen Fakultas Ilmu Budaya UI Dr Tommy Christomy mengatakan, kehadiran buku karya Oman ini menunjukkan bahwa filologi bukan hal yang mati. Tetapi memberikan inspirasi khususnya dengan jendela filologi untuk melengkapi sejarah tarekat di nusantara.*

 

Prof Loir: “Buku karya Oman Faturahman Layak Jadi Rujukan”

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone




classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>


 

Reporter: Jamilah

 

Gedung FAH, UINJKT Online - "Buku Tarekat Syattariyah di Minangkabau: Teks dan Konteks merupakan buku yang luar biasa dan dapat menjadi buku rujukan bagi yang tertarik dengan Teraket Syattariyah di Minangkabau,” kata Prof Dr Henri Chambert Loir dari Ecole Francaise d’Extreme-Oreint Jakarta dalam bedah buku Tarekat Syattariyah di Minangkabau: Teks dan Konteks karya Dr Oman Faturahman, dosen Fakultas Adab dan Humaniora  (FAH), di Gedung FAH, Kamis (27/11). Selain Prof Loir, pembicara lainnya adalah praktisi Tarekat Syattariyah dari Cirebon drh R Bambang Irianto BA, arkeolog Islam Dr Uka Tjandrasasmita, dan dosen Fakultas Ilmu Budaya UI Dr Tommy Christomy.

 

Dalam buku itu, menurut Prof Loir, Oman berhasil menyajikan 10 teks dalam lima bahasa, yakni Arab, Melayu, Minangkabau, Sunda dan Jawa. Pencapaian ini sangat luar biasa dan jarang terjadi.

 

Yang luar biasa lagi dari buku karya Oman ini, ia mampu menggabungkan antara metode filologi, sejarah dengan arkeologi dalam menganalisa teks-teks tersebut. Oman juga berusaha menunjukan melalui buku tersebut bahwa obyek kajian dengan menggunakan metode filologi tidak perlu mencari sebuah teks yang sulit diakses. “Yang penting mengandung makna, naskah apa pun pasti laku," ujarnya.

 

Sementara itu, dosen Fakultas Ilmu Budaya UI Dr Tommy Christomy mengatakan, kehadiran buku karya Oman ini menunjukkan bahwa filologi bukan hal yang mati. Tetapi memberikan inspirasi khususnya dengan jendela filologi untuk melengkapi sejarah tarekat di nusantara.*