Prof Dr HD Hidayat Jadi Kyai Baru Ma’had Aly

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Prof Dr Harun Nasution, BERITA UIN Online–Setelah resmi dilantik sebagai Dekan pengganti antarwaktu (PAW) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Prof Dr Rif’at Syauqi Nawawi  menyerahterimakan kepengasuhan Ma’had Aly UIN Jakarta  kepada penggantinya Prof Dr HD Hidayat.

Acara serah terima dari kyai lama kepada kyai baru itu dilakukan di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Sabtu (17/3), dengan disaksikan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Sudarnoto Abdul Hakim MA, Pembantu Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kelembagaan Dr Jamhari, dan sejumlah pejabat lainnya. Acara ini juga dihadiri dan disaksikan oleh 200-an mahasantri.

Rektor dalam sambutannya mengatakan, para mahasantri harus banyak bersyukur dapat tinggal di Ma’had Aly. Alasannya, tidak semua mahasiswa UIN Jakarta bisa tinggal di asrama yang sangat layak untuk belajar. “Waktu saya kuliah tahun 1970-an gedungnya sangat sederhana. Kondisinya masih kampung. Kini sudah megah. Jadi mahasiswa yang tinggal di Ma’had tidak boleh mengeluh lagi,”harapnya.

Selain itu, sambung Rektor, mahasiswa yang tinggal di Ma’had mendapat kesempatan dan peluang  yang lebih baik, karena di tempat tersebut mereka mendapatkan bimbingan, pelatihan, dan pendidikan tambahan secara gratis.

Sebagai kyai baru Ma’had Aly, Prof Dr HD Hidayat menyatakan, dirinya akan berusaha mendidik para mahasantri dengan sebaik-baiknya. “Ini adalah anak-anak kita semua. Karena itu kita mesti membinanya dengan tulus dan kesabaran,” ujar Guru Besar Bahasa Arab FITK itu.

Ia menambahkan, apa-apa yang menjadi kebiasaan baik pada masa kepengasuhan Prof Dr Rif’at Syauqi Nawawi  MA akan dilanjutkan. “Tradisi baik yang telah dirintis akan kita teruskan, sehingga menjadi lebih baik lagi,”sambung dia.

Berbagai kekurangan yang selama ini terjadi, misalnya soal disiplin shalat berjamaah, akan ditingkatkan lagi. “Ke depan tidak ada lagi mahasantri yang harus dibangungkan ketika waktu shalat masuk. Mereka harus sadar dengan aturan yang berlaku di Ma’had,”katanya.

Ma’had Aly UIN Jakarta didirikan dan ditempati para mahasiswa yang berprestasi dan mendapatkan beasiswa Bidik Misi, beasiswa BUMN, dan beasiswa lainnya.(D. Antariksa)