Prodi Pendidikan Dokter UIN Jakarta Sediakan Kuota 100 Kursi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Prof Dr Harun Nasution, BERITA UIN Online– Program Studi (prodi) Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta menyediakan kuota 100 kursi.  Untuk diterima pada prodi tersebut, calon mahasiswa dapat mendaftarkan diri melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBM PTN), dan Ujian Mandiri (UM).

“Untuk SNMPTN kuotanya 50%, SBMPTN 30% dan UM sebanyak 20%,” ujar Pembantu Dekan Bidang Administrsai Umum, Dr Arif Sumantri MKes di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Senin (4/2/2013).

Sedangkan untuk tiga prodi lainnya, yaitu Kesehatan Masyarakat, Farmasi, dan Keperawatan, masing-masing prodi itu menyediakan kuota 120 kursi, 110 kursi, dan 50 kursi.

Dari empat prodi yang terdapat pada FKIK, aku dia, pengelolaan dan pembelajaran Prodi Pendidikan Dokter yang paling banyak membutuhkan kelas. Dalam praktik pembelajarannya, 100 mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter itu dikelompokkan menjadi 10 kelas kecil. “Ketika praktik klinis, kita membaginya dalam 10 kelas, sehinga kita merasa kekurangan dosen,” terang Dr Arif.

Seperti diketahui, Prodi Pendidikan Dokter di UIN Jakarta merupakan prodi yang paling diminati masyarakat. Kendati baru berusia satu dasawarsa, rasio peminat prodi ini 1:50 pada UM. Hal serupa juga terjadi pada ujian-ujian yang lain. (Saifudin)