Prodi Agribisnis Ajak Mahasiswa Hemat Air

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Luthfi Destianto  

Kampus I, UINJKT OnlineWorking Group atau kelompok kerja (Pokja) mahasiswa Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan (ESDAL) Program Studi Agribisnis UIN Jakarta menggelar kegiatan bertajuk “Kampanye dan Pameran Peduli Air Bersih”. Kegiatan bertema “Save Our Water”. Kegiatan yang digelar Rabu, (24/12) ini bertujuan mengajak mahasiswa untuk menghemat air, dan menolak segala bentuk privatisasi air dan komersialisasi air. 

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rintisan laboratorium ESDAL. Kegiatan ini sangat positif demi menyadarkan mahasiswa untuk selalu menghemat air, menggugah kepedulian akan sampah dan dampaknya bagi pencemaran air, serta aksi bersama menolak segala bentuk privatisasi air,” ujar Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus Dosen Mata Kuliah ESDAL Ir Rahmi Purnomowati, MSi saat memberikan sambutan. 

Kegiatan pameran dipusatkan di lantai dasar Fakultas Sains dan Teknologi. Kegiatan pameran dihadiri beberapa dosen di lingkungan FST dan secara resmi dibuka Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan FST Drs Tabah Rosyadi, MA melalui pengguntingan pita. Dalam sambutan pembukanya, Ia menyambut baik adanya pokja yang menggelar kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bersama menangani permasalahan air dan lingkungan hidup.  

“Saya gembira lahirnya pokja ini. Semoga pembentukan pokja yang sifatnya sementara ini bisa dikembangkan dengan membentuk suatu Lembaga Semi Otonom (LSO) baru di FST. Semoga kehadirannya nanti dapat menyadarkan mahasiswa, kalau kita ini sedang dalam ancaman pemanasan global dan krisis air bersih,” ujarnya.  

Saat ini, lanjut Tabah, dunia semakin panas. Karenanya, Ia turut menganjurkan mahasiswa untuk senantiasa menanam pohon.”Berapa banyak dari kita yang menanam pohon? Sehari satu pohon, sebulan satu pohon, atau minimal setahun satu pohon. Tidak pernahkan tertanam dalam benak kita?. Yang ada, Bukannya kita menanam dan memelihara pohon, kita malah bagian dari orang-orang yang merusak pohon,” tanyanya 

Setelah sambutan pembukaan pameran, acara dilanjutkan dengan pemberian souvenir berupa buku dan minuman organik. Buku yang diberikan bertajuk “Tragedi Lapindo : Tragedi Kemanusiaan”. Sedangkan, minuman organik yang diberikan ialah minuman timun serut, dan wedang jahe.  

Kegiatan kampanye dilakukan melalui longmarch dan orasi yang diawali dari gedung FST, dilanjutkan mengelilingi UIN Jakarta sembari menggugah mahasiswa agar turut menyelamatkan air melalui yel-yel dan slogan bertajuk Go clean, Go green,Go blue. Kampanye dipusatkan di depan gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. (FITK) dengan orasi, penyebaran leaflet dan stiker Save Our Water

“Kegiatan ini diselenggarakan dengan dana yang terbatas namun tekad yang kuat untuk mengajak mahasiswa segera bertindak atasi krisis air bersih. Segera selamatkan air kita, sekarang atau tidak sama sekali,” ujar Ketua Pokja Pedri Hariyadi saat ditemui UINJKT Online disela-sela kegiatan. [Nif/Ed]

 

Prodi Agribisnis Ajak Mahasiswa Hemat Air

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Luthfi Destianto  

Kampus I, UINJKT OnlineWorking Group atau kelompok kerja (Pokja) mahasiswa Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan (ESDAL) Program Studi Agribisnis UIN Jakarta menggelar kegiatan bertajuk “Kampanye dan Pameran Peduli Air Bersih”. Kegiatan bertema “Save Our Water”. Kegiatan yang digelar Rabu, (24/12) ini bertujuan mengajak mahasiswa untuk menghemat air, dan menolak segala bentuk privatisasi air dan komersialisasi air. 

“Kegiatan ini merupakan bagian dari rintisan laboratorium ESDAL. Kegiatan ini sangat positif demi menyadarkan mahasiswa untuk selalu menghemat air, menggugah kepedulian akan sampah dan dampaknya bagi pencemaran air, serta aksi bersama menolak segala bentuk privatisasi air,” ujar Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus Dosen Mata Kuliah ESDAL Ir Rahmi Purnomowati, MSi saat memberikan sambutan. 

Kegiatan pameran dipusatkan di lantai dasar Fakultas Sains dan Teknologi. Kegiatan pameran dihadiri beberapa dosen di lingkungan FST dan secara resmi dibuka Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan FST Drs Tabah Rosyadi, MA melalui pengguntingan pita. Dalam sambutan pembukanya, Ia menyambut baik adanya pokja yang menggelar kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bersama menangani permasalahan air dan lingkungan hidup.  

“Saya gembira lahirnya pokja ini. Semoga pembentukan pokja yang sifatnya sementara ini bisa dikembangkan dengan membentuk suatu Lembaga Semi Otonom (LSO) baru di FST. Semoga kehadirannya nanti dapat menyadarkan mahasiswa, kalau kita ini sedang dalam ancaman pemanasan global dan krisis air bersih,” ujarnya.  

Saat ini, lanjut Tabah, dunia semakin panas. Karenanya, Ia turut menganjurkan mahasiswa untuk senantiasa menanam pohon.”Berapa banyak dari kita yang menanam pohon? Sehari satu pohon, sebulan satu pohon, atau minimal setahun satu pohon. Tidak pernahkan tertanam dalam benak kita?. Yang ada, Bukannya kita menanam dan memelihara pohon, kita malah bagian dari orang-orang yang merusak pohon,” tanyanya 

Setelah sambutan pembukaan pameran, acara dilanjutkan dengan pemberian souvenir berupa buku dan minuman organik. Buku yang diberikan bertajuk “Tragedi Lapindo : Tragedi Kemanusiaan”. Sedangkan, minuman organik yang diberikan ialah minuman timun serut, dan wedang jahe.  

Kegiatan kampanye dilakukan melalui longmarch dan orasi yang diawali dari gedung FST, dilanjutkan mengelilingi UIN Jakarta sembari menggugah mahasiswa agar turut menyelamatkan air melalui yel-yel dan slogan bertajuk Go clean, Go green,Go blue. Kampanye dipusatkan di depan gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. (FITK) dengan orasi, penyebaran leaflet dan stiker Save Our Water

“Kegiatan ini diselenggarakan dengan dana yang terbatas namun tekad yang kuat untuk mengajak mahasiswa segera bertindak atasi krisis air bersih. Segera selamatkan air kita, sekarang atau tidak sama sekali,” ujar Ketua Pokja Pedri Hariyadi saat ditemui UINJKT Online disela-sela kegiatan. [Nif/Ed]