Taman Kampus, BERITA UIN Online – Sebanyak 31 anggota Gerakan Pramuka UIN Jakarta mengadakan pengembaraan (studi banding) ke Malang, Jawa Timur, pada 10-16 September 2018. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program pembinaan diri anggota, khususnya bagi para calon Pandega.

Acara pelepasan pengembaraan dilakukan Pembina Gugus Depan Nanang Syaikhu di taman kampus, Senin (10/9/2018). Turut hadir Pembina Satuan Pandega Arif Aryanto Aryadi dan sejumlah senioren.

Nanang dalam sambutannya mengatakan, peserta pengembaraan diharapkan mampu menjadi kader terbaik bagi Gerakan Pramuka UIN Jakarta. Melalui pengembaraan akan banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang diperoleh untuk kemudian dikembangkan di kampus UIN Jakarta.

“Pengembaraan ini harus produktif dan bernilai edukatif. Selain sebagai wahana bina diri untuk menjadi Pandega, juga dapat memberikan nilai positif bagi peningkatan mutu kegiatan kepramukaan di UIN Jakarta,” katanya.

Menurut Nanang, kegiatan pengembaraan bagi anggota Gerakan Pramuka UIN Jakarta merupakan salah satu sarana pembelajaran hidup. Selain untuk meningkatkan scouting skill, kegiatan itu juga dapat menumbuhkan sikap saling menghargai dan mengagumi kebudayaan lain yang ada di daerah.

“Kegiatan kepramukaan itu memang harus banyak travelling (mengembara), karena di situ ada banyak pelajaran hidup yang dapat diambil, seperti bertemu dengan kawan baru yang berbeda suku dan budaya atau belajar mengenai perbedaan karakter masyarakat,” papar Nanang yang juga Ketua Forum Komunikasi Pembina Pramuka Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia itu.

Selain itu, lanjut Nanang, melalui pengenalan wilayah, perbedaan karakter masyarakat, dan suasana baru di tempat mengembara akan menumbuhkan juga rasa nasionalisme yang kuat terhadap Tanah Air serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pengembaraan bagi Pramuka UIN Jakarta akan berlangsung selama sepekan. Selama di lokasi tujuan, peserta akan melakukan berbagai studi dan penelitian, baik yang bersifat akademik maupun non akademik. Di antara kegiatan yang dilakukan misalnya studi wisata, sejarah, kuliner, dan masalah-masalah sosial kemasyarakatan.

Tak hanya itu, peserta pengembaraan juga akan mengunjungi tiga kampus ternama di Malang, yaitu Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Negeri Malang (UNM), dan Universitas Islam Malang (Unisma). (ns)

Share This