Pramuka UIN Jakarta Berulang Tahun

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Suasana perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Pramuka UIN Jakarta yang berlangsung di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Sabtu (29/10). Perayaan antara lain di isi dengan training morivasi oleh Nanang Qasim Yusuf dan Akbar Zainuddin. (Foto Dok Racana Pramuka UIN Jakarta)

Suasana perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Pramuka UIN Jakarta yang berlangsung di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Sabtu (29/10). Perayaan antara lain di isi dengan training motivasi oleh Nanang Qasim Yusuf dan Akbar Zainuddin. (Foto Dok Racana Pramuka UIN Jakarta)

Auditorium, BERITA UIN Online – Gerakan Pramuka Gugus Depan Kota Jakarta Selatan 07.081-07.082 Fatahillah-Nyi Mas Gandasari UIN Jakarta merayakan hari ulang tahun ke-27 di Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Sabtu (29/10). Acara perayaan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue tar oleh Pembina Nanang Syaikhu, disaksikan para anggota Gerakan Pramuka dan sejumlah tamu undangan.

Nanang dalam sambutannya mengatakan, Pramuka UIN Jakarta lahir diawali dengan keprihatinan. Selain masih minimnya anggota, keberadaanya pun waktu itu belum mendapatkan registrasi dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Selatan. Namun, berkat semangat para mahasiswa yang aktif di Pramuka serta dukungan dari pimpinan IAIN (sekarang UIN, Red) Jakarta, Pramuka kemudian resmi berdiri pada 30 Oktober 1989.

“Saat itu Rektor IAIN Jakarta dijabat Drs H Ahmad Sjadali. Acara peresmian gugus depan dan pelantikan pengurus Majelis Pembimbing dilakukan di Auditorium Utama,” kata Nanang yang juga salah satu perintis dan pendiri Pramuka UIN Jakarta.

Menurut Nanang, Pramuka UIN Jakarta kini jauh lebih berkembang dan maju. Jika pada awal-awal perintisan dulu belum memiliki sanggar (sekretariat), kini sudah lebih lumayan meskipun belum dikatakan layak. Karena itu ia berharap ke depan sanggar Pramuka lebih luas dan representatif lagi mengingat banyaknya inventaris barang yang membutuhkan tempat penyimpanan.

Dari segi keanggotaan, Pramuka UIN Jakarta kini sudah nenunjukkan kuantitas dan kualitasnya, termasuk kegiatannya yang dilakukan secara terprogram melalui konsep Tribina, yakni Bina Diri, Bina Satuan, dan Bina Masyarakat. “Program Bina Masyarakat ini sejalan dengan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara prestasi yang pernah diraih di antaranya pengiriman delegasi anggota dalam perkemahan internasional di Amerika Serikat (2012) dan Dubai (2013) serta menjadi petugas haji di Arab Saudi (2011, 2012, 2013). Pada kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional ke-12 Perguruan Tinggi Kegamaan di IAIN Kendari, Sulawesi Tenggara, tahun 2016, Pramuka UIN Jakarta juga sempat meraih juara pertama pada kategori penampilan Ethno Carnivcal serta juara kedua pada stan bazar.

Perayaan ulang tahun Pramuka UIN Jakarta ke-27 diisi dengan training motivasi oleh dua alumninya, yakni Nanang Qosim Yusuf Alias Naqoy (pendiri The 7 Awareness) dan Akbar Zainuddin (penulis buku Man Jadda Wajada). Selain itu juga diisi dengan penampilan hadrah dari HIQMA UIN Jakarta, serta tarian Semaphore dan tarian Betawi. (ns/yn)