Kampus UIN, BERITA UIN Online – Berbagi tak harus berupa uang atau barang, tapi juga bisa berupa nasi bungkus. Cara ini pula yang dilakukan oleh Gerakan Pramuka UIN Jakarta pada Jumat (13/7/2018) siang di sekitar kampus.

Untuk melaksanakan “Program Jumat Berbagi” tersebut, sejumlah anggota Gerakan Pramuka UIN Jakarta siang itu membagikan sedikitnya 40 nasi bungkus kepada kaum dhuafa. Sasaran utamanya adalah para pedagang kecil, pemulung, pengayuh becak, pengojek, dan pekerja galian. Tak hanya itu, pegawai UIN Jakarta seperti petugas kebersihan, juga tak luput dari sasaran berbagi.

Para pamuka itu membagikan makanan di sekitar kampus dengan cara langsung dan berkeliling. Di antaranya di Jalan Ir Juanda atau di depan kampus  dan di Jalan Pesanggrahan, Ciputat Timur.

Koordinator Program Jumat Berbagi, Lina Fitri Isnaeni, mengatakan, pembagian nasi bungkus merupakan salah satu cara pramuka membantu warga kurang mampu. Melalui program tersebut warga diharapkan dapat ikut senang dan menikmati makan siang.

“Program Jumat Berbagi ini baru pertama kalinya diadakan oleh Pramuka UIN Jakarta dan rencananya akan digelar setiap Jumat siang,” ujar Lina, yang juga Ketua Dewan Racana Pandega Putri itu.

Lebih lanjut Lina menjelaskan, untuk menyediakan paket nasi bungkus, dananya diperoleh dari para donator, terutama para senior dan alumni Racana. Dana yang terkumpul kemudian dibelikan nasi bungkus dan dikemas dalam kantong plastik ditambah segelas air mineral.

Saat ini, menurut dia, pihaknya baru menyediakan hanya beberapa bungkus nasi saja. Ke depan akan disiapkan lebih banyak lagi mengingat di sekitar kampus masih banyak warga kurang mampu yang membutuhkan.

“Kegiatan ini juga merupakan ikhtiar kami dalam rangka mewujudkan Pramuka peduli,” katanya.

Lina mengungkapkan, kegiatan Pramuka UIN Jakarta peduli tak hanya dilakukan dalam bentuk pemberian nasi bungkus. Kepedulian lainnya adalah berupa bimbingan belajar bagi anak-anak pemulung dan anak-anak jalanan yang berlokasi di kawasan Pasar Ciputat. Konon, menurut Lina, kegiatan tersebut bahkan sudah berlangsung selama beberapa tahun dan dari generasi ke generasi. (ns)

Share This