Pramuka Santuni Anak Yatim

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone





 

 

Reporter: Jaenuddin Ishaq

 

Gedung Student Center, UINJKT Online – Dewan Racana Pandega Fatahillah-Nyi Mas Gandasari Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) Jakarta Selatan 07-081/07-082 UIN Jakarta mengadakan santunan kepada sedikitnya 30 anak yatim dari Yayasan Nanda Dian Nusantara, Ciputat di Aula Student Center, Rabu (24/9). Santunan sekaligus berbuka puasa ini juga dihadiri oleh pembina pramuka dan sejumlah alumni.

Ketua pelaksana Marwiyah mengatakan, acara santunan selain untuk mempererat tali silaturahmi juga bertujuan untuk saling berbagi kebahagian kepada para anak yatim yang tidak mampu. “Intinya kita ingin menghibur serta menggembirakan mereka (anak yatim, Red),” katanya. Dalam santunan ini, setiap anak memperoleh bingkisan serta sejumlah uang.

Sementara itu, Pembina Pramuka Drs Nanang Syaikhu mengatakan, kegiatan kepramukaan di kampus UIN Jakarta saat ini masih mendapat banyak minat dari mahasiswa di tengah kecenderungan menurunnya kegiatan pramuka di sekolah-sekolah. Sejak didirikannya tahun 1989, pramuka di kampus UIN Jakarta lebih banyak didominasi oleh mahasiswa dari fakultas kependidikan seperti Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. “Mungkin karena kegiatan ini sangat relevan dengan sisiplin mahasiswa tersebut, yakni calon guru,” ujar Nanang, yang juga salah satu pendiri pramuka UIN Jakarta.

Pramuka Santuni Anak Yatim

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone





 

 

Reporter: Jaenuddin Ishaq

 

Gedung Student Center, UINJKT Online – Dewan Racana Pandega Fatahillah-Nyi Mas Gandasari Gerakan Pramuka Gugus Depan (Gudep) Jakarta Selatan 07-081/07-082 UIN Jakarta mengadakan santunan kepada sedikitnya 30 anak yatim dari Yayasan Nanda Dian Nusantara, Ciputat di Aula Student Center, Rabu (24/9). Santunan sekaligus berbuka puasa ini juga dihadiri oleh pembina pramuka dan sejumlah alumni.

Ketua pelaksana Marwiyah mengatakan, acara santunan selain untuk mempererat tali silaturahmi juga bertujuan untuk saling berbagi kebahagian kepada para anak yatim yang tidak mampu. “Intinya kita ingin menghibur serta menggembirakan mereka (anak yatim, Red),” katanya. Dalam santunan ini, setiap anak memperoleh bingkisan serta sejumlah uang.

Sementara itu, Pembina Pramuka Drs Nanang Syaikhu mengatakan, kegiatan kepramukaan di kampus UIN Jakarta saat ini masih mendapat banyak minat dari mahasiswa di tengah kecenderungan menurunnya kegiatan pramuka di sekolah-sekolah. Sejak didirikannya tahun 1989, pramuka di kampus UIN Jakarta lebih banyak didominasi oleh mahasiswa dari fakultas kependidikan seperti Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. “Mungkin karena kegiatan ini sangat relevan dengan sisiplin mahasiswa tersebut, yakni calon guru,” ujar Nanang, yang juga salah satu pendiri pramuka UIN Jakarta.