Aula Madya, BERITA UIN Online – Pembina Gugus Depan Gerakan Pramuka UIN Jakarta Nanang Syaikhu mengatakan, pramuka  kampus harus menjadi agen perubahan masyarakat.  Sebab, pramuka yang berpangkalan di perguruan tinggi memiliki ciri khusus yang berbeda dengan pramuka komunitas atau teritorial. Salah satu ciri itu adalah kegiatannya yang berorientasi kepada masyarakat melalui kemampuan intelektualnya.

“Pramuka kampus tidak identik dengan bernyanyi dan bertepuk tangan. Pramuka kampus merupakan problem solver masyarakat dan sebagai penggerak pembangunan,” katanya saat menyampaikan materi pada Gelar Orientasi dan Anggota Lapangan (GOAL) bagi anggota baru Dewan Racana Pandega Gerakan Pramuka UIN Jakarta di Aula Madya, Kamis (11/1/2018).

Nanang menegaskan, peran dan fungsi pramuka kampus sebenarnya sangat kompleks. Ia tak semata sebagai agen dan pelopor perubahan bagi masyatakat melainkan juga disiapkan sebagai calon pembina dan kader Gerakan Pramuka.

Posisi pramuka kampus juga sangat strategis bagi pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan kepramukaan di Tanah Air. Melalui daya nalar dan kemampuan intelektualnya, pramuka mahasiswa kampus perguruan tinggi dapat melahirkan berbagai karya inovasi baru yang dibutuhkan masyarakat di zaman now. Hal itu sesuai dengan misi tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penellitian, dan pengabdian masyarakat.

“Misi tersebut sesuai pula dengan konsep tri bina dalam pendidikan kepramukaan, yakni bina diri (meningkatkan skill), bina satuan (mengelola kader satuan pramuka), dan bina masyarakat (berbhakti kepada masyarakat),” ujar Nanang yang menyampaikan materi mengenai “Peran Pramuka Perguruan Tinggi”.

Di sisi lain, ia juga mengimbau kepada para pramuka kampus, terutama anggota baru, agar dapat memainkan peran maksimal selama proses pendidikan kepramukaan di kampus. Dengan kata lain, pramuka kampus jangan menjadi beban masyarakat melainkan mencari solusi untuk membangun masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal.

Peran pramuka kampus harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian nyata, semisal menjadi tenaga relawan atau aktif melakukan penelitian dan mengembangkan teknologi tepat guna di masyarakat.

“Sekali lagi, inilah ciri khas yang dimiliki pramuka kampus, menjadi agen dan motivator atau penggerak masyarakat, baik di perkotaan maupun di perdesaan,” ungkap Nanang. (ns)

Share This