Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta memberikan pembekalan kepada mahasiswa calon perserta program Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN-PpMM) 2016 di Auditorium Harun Nasution, rabu (13/04). Pembekalan diberikan langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta DJaka Badranaya ME. (Foto: Hermanuddin)

Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta memberikan pembekalan kepada mahasiswa calon perserta program Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN-PpMM) 2016 di Auditorium Harun Nasution, rabu (13/04). Pembekalan diberikan langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta DJaka Badranaya ME. (Foto: Hermanuddin)

Auditorium Harun Nasution, Berita UIN Online— Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta memberikan pembekalan kepada mahasiswa calon perserta program Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN-PpMM) 2016 di Auditorium Harun Nasution, rabu (13/04).

Pembekalan diberikan langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta DJaka Badranaya ME. Dalam sambutannya, Djaka mengatakan program KKN-PpMM ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa untuk dapat membuat program pengabdian yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Pesiapkan mental individu dan kelompok kalian dari sekarang, pahami dan kenali adat di masyarakat, jalin komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat disana karena kalian akan datang kesana sebagai tamu dan orang baru” Ujar Djaka.

Ditambahkan Djaka, setiap kelompok KKN-PpMM ini nantinya wajib membuat minimal tujuh program, mulai dari program pembelajaran, fasilitasi, koordinasi, advokasi, pendampingan, pelayanan dan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Untuk itu, sebelum program-program selama satu bulan kalian buat, kalian harus melakukan survei ke lapangan (desa yang dituju) terlebih dahulu untuk mengetahui problem apa yang ada disana, agar program yang kalian buat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran” tambahnya.

Selain itu, seluruh mahasiswa kelompok KKN-PpMM nantinya diwajibkan membuat laporan yang akan didaftarkan ke Perpustakaan Nasional untuk mendapatkan ISBN (dibukukan) dan satu kaset CD berisi film dokumenter mahasiswa selama kegiatan KKN-PpMM berlangsung.

“Nanti akan ada pelatihan untuk pembuatan film dokumenter laporan KKN, satu orang perwakilan dari setiap kelompok akan diminta untuk mengikuti pelatihan ini” ujar Djaka. (njs)

Share This