PLKI Kembali Buka Kursus Bahasa Korea

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Kursus Bahasa KoreaGedung Rektorat, BERITA UIN Online– Kembali untuk kali kedua, Pusat Layanan Kerjasama Internasional (PLKI) membuka pendaftaran kursus bahasa Korea gratis mulai 1 September sampai 9 September 2016.

“Tahun lalu kursus sudah kita adakan sampai gelombang ketiga. Instrukturnya didatangkan langsung dari Korea Selatan bekerjasama dengan Koica selama dua tahun. Tahun ini kerja sama kita lanjutkan dengan kembali membuka kelas bahasa Korea selama setahun,” ujar koordinator kursus Indah Kusuma Dewi di kantor PLKI, Kamis, (1/9/16).

Melihat besarnya minat mahasiswa untuk mempelajari bahasa Korea dan budayanya, papar Indah, tahun ini Koica kembali mengirimkan satu voluntirnya ke UIN Jakarta selama satu tahun.

“Bagi mahasiswa yang berminat, silahkan segera daftar langsung ke kantor PLKI Gedung Rektorat lantai dasar dengan menyerahkan berkas berupa transkrip nilai, fotokopi KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) dan essay satu lembar. Pendaftaran dibuka sampai 9 September,” imbuh lulusan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta 2015 itu.

Kursus ini dibuka khusus untuk mahasiswa UIN Jakarta, indah menguraikan, minimal semester tiga dan maksimal semester tujuh. Para peserta nanti akan diinterview langsung instruktur kursus bahasa Korea Mr Gim Seon Sook pada 15 September 2016. Awal kursus akan direncanakan pada 20 September 2016 di Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) UIN Jakarta yang terletak di Kampus 2 Kerta Mukti.

“Jadwal Kuliah direncanakan Selasa-Jumat dibagi ke dalam tiga kelas. Dua kelas untuk beginner dan 1 kelas untuk intermediate. Lamanya mungkin 1 tahun, tergantung bahan yang diajarkan,” jelas Indah.

Ditegaskannya, kursus bahasa Korea ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang mempunyai komitmen kuat untuk menyelesaikan kursus sampai program berakhir.

“Kita akan berikan surat pernyataan untuk ditandatangani peserta bermaterai 6000 yang isinya kesediaan untuk mengikuti kursus sampai selesai. Jika dua kali absen, kita akan DO,” tandasnya.

Hal tersebut dilakukan sebagai bukti keseriusan PLKI UIN Jakarta untuk menhasilkan out put yang handal dalam penguasaan bahasa Korea. Pasalnya, UIN Jakarta sudah menandatangani kerja sama dengan beberapa perusahaan Korea dan universitas di Korea.

“Di antara kerja sama itu adalah student exchange, sandwich program, studi lanjut di Korea dan rekrutmen tenaga kerja lulusan UIN Jakarta,” pungkas Indah.

Melalui program ini, sambungnya, diharapkan UIN Jakarta dapat segera merealisasikan kerja sama dengan pihak Korea tersebut.

Diketahui, Koica (Korea International Cooperation Agency) adalah perusahaan pemerintah Korea yang berfungsi dalam menjalin kerja sama luar negeri dengan berbagai negara. (mf)