Oleh: Vanny El Rahman

 

Yth. Ketua Senat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Yang kami hormati, Rektor dan para Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Yang kami banggakan, para Dekan dan Guru Besar

Yang kami sayangi, Ayah dan Ibu kami beserta tamu undangan, juga teman-teman wisudawan-wisudawati yang berbahagia.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pertama, patut kiranya kita bersyukur ke hadirat Allah SWT. Karena rahmat dan hidayah-Nya, kita berkumpul untuk mengikuti wisuda UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan ke-105.

Kedua, shalawat dan salam teriring kepada Nabi Muhammad SAW, Sang pencerah, pembawa risalah kedamaian untuk kita semua.

Pak Rektor dan hadirin yang dirahmati Allah

Hari ini kami diwisuda dan saat ini adalah detik-detik yang paling bahagia bagi kami. Kami telah membuktikan kepercayaan yang telah diberikan oleh orang tua kami, kami juga menunjukkan kesungguhan kami dalam kuliah, kami bangga menjadi alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Insya Allah siap berkompetisi serta bekerja sama dengan alumni universitas lain dalam membangun masyarakat dan bangsa.

Hadirin yang kami hormati

Menjadi alumni UIN Jakarta sangat prectice bagi kami. Kami bangga dididik oleh dosen-dosen yang memiliki reputasi nasional dan internasional. Dalam mencapai visi dan misi UIN yaitu menjadi universitas kelas dunia dengan keunggulan integrasi keilmuan, keIslaman, dan keIndonesiaan, universitas ini bergerak terus untuk mencapai berbagai kemajuan. Diantaranya adalah karya dosen-dosen kami banyak di-citasi dan menduduki ranking 3 setelah UGM dan ITB. Empat program studi telah mendapatkan akreditasi dari ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) dan lebih dari 30 prodi telah terakreditasi A oleh BAN-PT. Lebih menyenangkan lagi, kami ditempa dalam budaya akademik yang menjunjung tinggi inklusivitas dan menyebarkan madzhab wasathiyah dalam tata hidup berbangsa dan bernegara.

Kami merasa percaya diri dengan modal integrasi keilmuan dan keislaman yang diberikan. Insya Allah, kami bisa menjadi profesional sesuai bidang keilmuan yang kami pelajari, sekaligus mampu menjadi imam shalat dan khutbah kalau diminta masyarakat. Kami tahu, UIN Jakarta tidak serba sempurna. Tetapi bagi kami mahasiswa, peluang dan dorongan untuk mencapai prestasi akademik dan non-akademik yang beragam, dan yang terpenting menjadi insan yang memiliki akhlakul karimah serta berintegritas, merupakan prestasi yang syukuri.

Ketua Senat, Rektor, para wakil rektor, para dekan, para guru besar dan para dosen yang kami hormati

Mewakili teman-teman wisudawan-wisudawati, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ide-ide kreatif dan inovatif dikembangkan menjadi bekal hidup kami. Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan dan perilaku kami yang tidak menyenangkan ketika menjadi mahasiswa.

Khusus kepada Ayah dan Ibu orangtua kami.

Sulit rasanya kami mengungkapkan kata-kata untuk berterima kasih. Kami sadar, toga yang kami kenakan ini adalah hasil curahan keringat dan kerja keras ayah dan ibu. Di tengah terik matahari dan berbagai kesibukan ayah dan ibu mengumpulkan uang untuk biaya kuliah kami.

Di tengah malam ayah dan ibu bersujud serta berdoa untuk kesuksesan anak-anakmu ini. Demi kesuksesan kami, ayah, ibu, dan keluarga tak henti memberikan dukungan dan menjadi penyemangat bagi kami dalam menyelesaikan studi. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kasih sayang kepada ayah dan ibu. Terima kasih.

Kepada para guru besar dan dosen serta para ayahibu orang tua kami

Kami memohon doa kalian, agar kami bisa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, diberi kemudahan dalam berkarir, dan diberikan jodoh yang terbaik untuk mendampingi hidup kami kelak. Amin ya rabbal alamin

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Pidato disampaikan Vanny El Rahman mewakili mewakili wisudawan-wisudawati pada Wisuda UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ke-105 di Gedung Auditorium Harun Nasution, Selasa 29 Agustus 2017. Vanny lulus dari Prodi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dengan IPK 3.82 (Cumlaude). Sarjana kelahiran Gresik, 2 April 1995 ini menulis skripsi berjudul Pengaruh Bali Democracy Forum Terhadap Transisi Demokrasi Myanmar Periode 2012-2014. (farah nh/yuni nurkamaliah/zm)

Share This