Pidato Ketua Senat Pada Wisuda Ke-102

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Prof. Dr. H. M. Atho Mudzhar (Ketua Senat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Prof. Dr. H. M. Atho Mudzhar
(Ketua Senat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

SAMBUTAN PEMBUKAAN KETUA SENAT
UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA PADA RAPAT SENAT TERBUKA DALAM RANGKA
UPACARA WISUDA SARJANA KE-102 TGL 26 DAN 27 NOVEMBER 2016

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dengan memohon rahmat Allah SWT, Upacara Wisuda Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ke-102 hari ini, tanggal 26 November 2016 Masehi bertepatan dengan 26 bulan Safar 1438 Hijriyah, dengan ini saya nyatakan secara resmi dibuka dengan membaca BISMILLAHIRROHMANIRROHIM.

Yth. Sdr, Rektor, para Wakil Rektor, para Dekan, Direktur Sekolah Pasca Sarjana, para Guru Besar, para undangan, para orang tua,  wabil khusus Saudara-saudara wisudawan dan wisudawati.
Hari ini, 26 November 2016, kita menyelenggarakan upacara wisuda ke-102. Atas nama seluruh dosen, para pengajar pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kami seraya bersyukur kepada Allah SWT, mengucapkan Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, semoga ilmu yang telah Saudara peroleh akan menjadi tambahan bekal dalam pengabdian Saudara kepada Allah Swt dan dalam dharma bhakti Saudara kepada masyarakat dan bangsa Indonesia serta ummat manusia.

Saudara Rektor dan para hadirin yang kami hormati.

Upacara wisuda kali ini kita selenggarakan hanya selang satu/dua hari setelah kita memperingati HARI GURU NASIONAL INDONESIA tanggal 25 November kemarin. Dalam kaitan ini Menteri Agama, Lukman Hakim Saefuddin, menyatakan terima kasih kepada para guru atas jasa mereka karena telah mendidik anak-anak bangsa, termasuk yang bertugas di lembaga-lembaga pendidikan keagamaan. Kemudian dalam kaitan ini pula, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendi, mengajak masyarakat Indonesia untuk menghargai guru. Atas pernyataan kedua Menteri itu, kami para guru termasuk kami para dosen yang mengajar di perguruan tinggi, merasa tersanjung atas pernyataan-pernyataan itu. Kami para guru memang bekerja untuk turut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai salah satu cita-cita kemerdekaan Indonesia, sebagaimana disebut dalam Pembukaan UUD 1945. Mungkin perlu kami nyatakan di sini, bahwa kami yang mengajar di perguruan tinggi yang disebut dosen ini adalah sesungguhnya guru juga. Buktinya ketika kami masih muda kami disebut dosen, tetapi setelah senior dan mencapai puncak karir, kami tidak disebut dosen besar, tetapi kami disebut guru besar, kembali kepada aslinya.

Saudara Rektor dan hadirin yang kami hormati.

Di tengah pujian kepada para guru itu, kami sesungguhnya juga menundukkan diri, introspeksi, bertanya kepada diri sendiri, apakah kami telah berbuat yang terbaik dalam mendidik dan mengajar itu. Dengan segala fasilitas dan kemudahan yang telah diberikan oleh Rektor dan seluruh jajarannya, sesungguhnya dalam hati kecil, kami mengakui bahwa dalam pengabdian kami sebagai guru, sebagai pendidik,  masih terdapat banyak kekurangan. Untuk itu kepada para wisudawan dan wisudawati serta para orang tua, kami mohon maaf atas kekurangan itu. Semoga ilmu yang sedikit yang telah kami bagi kepada para mahasiswa kami itu akan bermanfaat jua dan dapat menjadi modal untuk pengembangan ilmu selanjutnya. Sebagai orang yang beragama, kita memang menuntut ilmu sejak dalam buaian sampai ke liang lahat, sebagaimana kemudian disebut sebagai teori life long education. Dengan kesadaran kekurangan itu pula, kami para dosen juga menerapkan teori life long education itu dan terus melakukan upaya peningkatan mutu dengan dorongan, arahan dan fasilitas dari Rektor. Hasilnya, alhamdulillah, dari waktu ke waktu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus meningkat ke peringkat yang lebih tinggi. Bahkan UIN Syarif Hidayatllah Jakarta sekarang ini MENJADI SALAH SATU UIN yang berada pada peringkat tertinggi di lingkungan perguruan tinggi negeri keagamaan di Indonesia. Ke depan kita perlu menggunakan momentum wisuda dan HARI GURU NASIONAL INDONESIA ini sebagai titik peningkatan keikhlasan dan mutu pengabdian perguruan tinggi.

Saudara Rektor dan hadirin yang kami hormati.

Demikianlah kata pembukaan kami selaku pimpinan senat Universitas. Selanjutnya kami mohon Saudara Rektor untuk memimpin upacara wisuda ini.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 Ketua Senat,

PROF. DR. H. M. ATHO MUDZHAR