IMG_9621Rektorat, Berita UIN Online – Peneliti senior dari QS Intelligent Unit Singapore Simon Wong berkunjung ke UIN Jakarta untuk bertemu dengan Rektor, Prof Dr Dede Rosyada, Selasa, (1/24), bertempat di gedung rektorat untuk berdiksusi tentang tren global university ranking yang dibuat oleh QS.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua LPM UIN Jakarta Dr. Sururin, MA, Sekretaris LPM Kusmana, MA, dan para dekan.

Di kesempatan yang sama, Simon memberikan informasi detail mengenai persyaratan dan kondisi yang harus dapat dipenuhi oleh sebuah universitas untuk dimasukkan ke dalam pemeringkatan QS. “Ada beberapa indikator penting agar sebuah universitas dapat dimasukkan kedalam pemeringkatan QS, diantaranya adalah kualitas Penelitian, kualitas pengajaran, lulusan yang dapat dipekerjakan, dan internasionalisasi,” Ucapnya.

Dia juga mencatat bahwa UIN Jakarta memiliki potensi ilmiah yang cukup banyak untuk dimasukkan ke dalam pemeringkatan QS. “Informasikan kami tentang pencapaian dan inovasi dari UIN Jakarta, maka kami akan memperkenalkan anda kepada dunia,” Tambahnya

Sebagai informasi, QS World University Rankings adalah publikasi tahunan peringkat universitas yang dilakukan oleh Quacquarelli Symonds (QS). QS World University Rankings sebelumnya dikenal sebagai THE-QS World University Rankings, bekerja sama dengan majalah Times Higher Education (THE) untuk menerbitkan tabel liga internasional dari tahun 2004-2009 sebelum keduanya mulai mengumumkan versi mereka sendiri. QS kemudian memilih untuk tetap menggunakan metodologi yang sudah ada sementara THE mengadopsi yang baru. Sistem QS sekarang terdiri dari keseluruhan dan juga terdiri dari subjek peringkat global, bersama lima regional independen (Asia, Amerika Latin, Eropa dan Asia Tengah, Wilayah Arab, dan BRICS). (lrf-usa)

Share This