Permata dari Syurga: Potret Kehidupan Beragama di Indonesia

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Judul         :
Permata dari SyurgaPotret Kehidupan Beragama di Indonesia

Penulis       :
Prof. Dr. H. Abuddin Nata, MA
Prof. Dr. M. Ikhsan Tanggok, MA
Prof. Dr. Dien Madjid, MA
Dr. Rumadi, MA
Editor         :
Al Busyra Basnur
Prof. M. Arskal Salim, GP., MA., PhD
Drs. Imam Subchi, M
Wahdi Sayuti, MA
Mu’min Roup, MA
Penerbit    :
Kementerian Luar Negeri RI dan LP2M UIN Jakarta. Maharani Advertising
Tahun terbit    :
Cet. I, Mei 2016
Tebal          :
210 Halaman

Buku Permata dari Syurga adalah penjelasan singkat yang memotret dengan baik dinamika kehidupan beragama di Indonesia. Buku ini memberikan pemahaman yang menarik mengenai toleransi dan hubungan antar umat beragama, guna menghindari kesalahpahaman dalam menyikapi perbedaan yang hadir di Indonesia. Sejarah membuktikan bahwa sejak dahulu, Nusantara memiliki geografis yang strategis. Karena menjadi titik temu peradaban besar dunia, dimana warisan nilai-nilai adiluhung terbentuk dari akulturasi budaya-budaya Hindu-Budha dan Islam.

Demikian sedikit cuplikan buku yang diluncurkan, Rabu (01/06) di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta tersebut. Lebih jauh, buku ini memberikan gambaran yang lebih mendalam dan realitas sebenarnya mengenai kerukunan hidup beragama di Indonesia kepada publik di dalam dan di luar negeri. Selain itu, buku ini juga menjadi media sosialisasi dan publikasi yang efektif dan handy untuk menjangkau masyarakat luas.

Buku yang berjumlah 210 halaman ini adalah hasil kerjasama UIN Jakarta dalam hal ini LP2M dengan Kementerian Luar Negeri. Tim penulis diantaranya Prof Dr H Abuddin Nata MA, Prof Dr M. Ikhsan Tanggok MA, Prof Dr Dien Madjid MA, dan Dr Rumadi MA. Sedangkan tim editor buku ini antara lain, Al Busyra Basnur, Prof Dr M. Arskal Salim GP MA P.hD, Drs Imam Subchi MA, Wahdi Sayuti MA, dan Mu’min Roup MA.

Secara teknis penulisan, buku ini dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama, berbicara mengenai kajian teoritik toleransi dan hubungan antar agama, dan terdiri dari lima bab. Bab pertama, membahas tentang pengertian dan unsur-unsur agama, bab kedua berbicara mengenai sejarah masuknya agama-agama besar di Indonesia, pada bab ketiga buku ini memaparkan tentang faktor pendukung toleransi dan hubungan antar agama, sedang pada bab terakhir bagian pertama dibahas mengenai tantangan toleransi dan strategi memperkuat kerukunan beragama.

Sementara itu, bagian kedua yang terdiri dari enam bab, membahas tentang toleransi dan hubungan antar agama tingkat praksis. Pada bab satu bagian kedua ini, menjelaskan dan menggambarkan toleransi yang berlaku di Jakarta. Bab kedua adalah Semarang (Jawa Tengah) yang menjadi fokus pembahasan kerukuran antar agama, dan pada bab berikutnya Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Barat (Pontianak), sampai pada bab keenam membahas mengenai hubungan agama-agama dengan negara. (LRF)

 

Source: UIN Syarif Hidaatullah Jakarta