Peringati Milad ke-56, UIN Jakarta Gelar Gerak Jalan Santai

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online–Memperingati milad (hari lahir) ke-56 ADIA/IAIN/UIN, sivitas akademik UIN Jakarta menggelar acara jalan santai pada Sabtu, (18/5/2013). Kegiatan tersebut diikuti seluruh pimpinan universitas, fakultas, lembaga-lembaga, dan mahasiswa, serta masyarakat sekitar kampus.

Jalan santai ini dimulai dari Kampus 1 kemudian menuju dan mengelilingi Situ Gintung, serta finish di area halaman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Penglepasan peserta jalan santai dipimpin langsung  oleh Rektor Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, tepat pukul 06.33 WIB.

Sebelum Rektor melepas para peserta, Wakil Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) Dr. Usman Syihab MA, membaca doa untuk keberkahan dan kekhidmatan kegiatan tersebut.

Penglepasan peserta jalan santai ditandai dengan pemotongan umbul-umbul balon berwarna-warni di halaman  parkir gedung rektorat. “Ini jalan santai dalam rangak rasa syukur kita kepada Allah. Balon adalah simbol cita-cita yang tinggi. Mudahan-mudahan cita-cita kita tinggi dapat tercapai,” ujar  Prof. Komaruddin.

Sebelum mempersilahkan barisan Dharwa Wanita UIN Jakarta untuk memulai jalan, Rektor mengungkapkan, di antara balon yang melambung ke langit itu ada hadiahnya. “Ini balon berhadiah. Bagi yang menemukan silahkan mengambil hadiahnya ke UIN,” katanya.

Pada acara ini, hampir seluruh peserta mengenakan seragam kaos yang sama, yaitu biru dongker, sehingga tampak satu warna.

Jalan santai kali ini terasa nikmat dan asyik. Alasannya, para  peserta dapat menikmati pemandangan baru Situ Gintung yang telah pulih menjadi kawasan wisata di kawasan Tangerang Selatan. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan langka itu, sejumlah peserta mengambil gambar dan berpose di tanggul situ yang luluh-lantak pada 26 Maret 2009.

Sampai di halaman FISIP, para peserta dijamu dengan berbagai makanan tradisional, seperti ubi, jagung, pisang, dan lain-lainnya. Tentunya nasi tumpeng yang tidak boleh ketinggalan.

Di sela-sela istirahat, digelar pula berbagai lomba antar fakultas dan lembaga, seperti lomba masak nasi goreng, pasang dasi tercepat dan terbagus, menyanyi, dan sebagianya, serta pembagian hadiah berbagai lomba. (D. Antariksa/Saifudin)