Perhatikan Kelestarian Lingkungan Sekitar

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


Reporter: Jaenuddin Ishaq

 

Gedung FST, UINJKT Online - Manusia dan lingkungan memiliki kaitan erat terhadap perubahan lingkungan sekitar. Dari rokok, misalnya, yang menghasilkan kabon dioksida (CO2) ke udara mengakibatkan udara yang buruk dan secara tidak sadar manusia yang akan mengalami gangguan pada kerusakan lingkungan.

 

“Di samping itu, manusia sering mengkonsumsi bahan kimia seperti penyedap masakan. Akibatnya akan terkena imbas yaitu turunnya kualitas lingkungan,” kata Prof Sofyan Yatim Dosen Kimia Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dalam seminar dengan tema Agama dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diadakan Himpunan Mahasiswa Kimia FST di Ruang Teater FST, Jumat (12/6).

 

Sofyan menjelaskan, gangguan kerusakan lingkungan juga berasal dari kejadian ilmiah seperti meletusnya gunung merapi. Hingga bisa mengakibatkan penipisan lapisan ozon. “Karena itu, manusia dan lingkungan memiliki hubungan yang saling berkaitan,” jelas pria yang juga pemerhati energi dan lingkungan.

 

Sementara itu, dari sisi fiqh lingkungan, pakar Fiqh Prof Ali Yafie diwakili Drs Helmi Yafie mengatakan, alam terlihat hanya benda matrealistik dan objek yang tidak memiliki fungsi. Menurut Helmi, pemanfaatannya sering disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

“Padahal itu bisa mengancam pertumbuhan ekonomi, dan keberlangsungan hidup seseorang,” ujar Helmi adik kandung Prof Ali Yafie.

 

Eksploitasi berlebihan, lanjut Helmi, terhadap sumber daya alam dilihat sebagai penyebab utama terjadinya bencana alam seperti longsor dan banjir, adalah bencana yang tidak dapat dipisahkan oleh faktor manusia yang kurang ramah dengan alam dan lingkungan.

 

“Akibat perbuatan manusia yang rakus, manusia saat ini, besok dan di masa yang akan datang harus menanggung resiko menghadapi kekuatan alam yang dahsyat, yaitu terjadi bencana alam,” tuturnya. []

Perhatikan Kelestarian Lingkungan Sekitar

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


Reporter: Jaenuddin Ishaq

 

Gedung FST, UINJKT Online - Manusia dan lingkungan memiliki kaitan erat terhadap perubahan lingkungan sekitar. Dari rokok, misalnya, yang menghasilkan kabon dioksida (CO2) ke udara mengakibatkan udara yang buruk dan secara tidak sadar manusia yang akan mengalami gangguan pada kerusakan lingkungan.

 

“Di samping itu, manusia sering mengkonsumsi bahan kimia seperti penyedap masakan. Akibatnya akan terkena imbas yaitu turunnya kualitas lingkungan,” kata Prof Sofyan Yatim Dosen Kimia Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dalam seminar dengan tema Agama dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diadakan Himpunan Mahasiswa Kimia FST di Ruang Teater FST, Jumat (12/6).

 

Sofyan menjelaskan, gangguan kerusakan lingkungan juga berasal dari kejadian ilmiah seperti meletusnya gunung merapi. Hingga bisa mengakibatkan penipisan lapisan ozon. “Karena itu, manusia dan lingkungan memiliki hubungan yang saling berkaitan,” jelas pria yang juga pemerhati energi dan lingkungan.

 

Sementara itu, dari sisi fiqh lingkungan, pakar Fiqh Prof Ali Yafie diwakili Drs Helmi Yafie mengatakan, alam terlihat hanya benda matrealistik dan objek yang tidak memiliki fungsi. Menurut Helmi, pemanfaatannya sering disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

“Padahal itu bisa mengancam pertumbuhan ekonomi, dan keberlangsungan hidup seseorang,” ujar Helmi adik kandung Prof Ali Yafie.

 

Eksploitasi berlebihan, lanjut Helmi, terhadap sumber daya alam dilihat sebagai penyebab utama terjadinya bencana alam seperti longsor dan banjir, adalah bencana yang tidak dapat dipisahkan oleh faktor manusia yang kurang ramah dengan alam dan lingkungan.

 

“Akibat perbuatan manusia yang rakus, manusia saat ini, besok dan di masa yang akan datang harus menanggung resiko menghadapi kekuatan alam yang dahsyat, yaitu terjadi bencana alam,” tuturnya. []