Perawatan Mata yang Baik Sangat Penting

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Akhwani Subkhi

Aula Madya, UINJKT OnlineDosen Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta Dr Erfira SpM mengatakan, menjaga kesehatan mata agar berfungsi secara optimal merupakan kegiatan penting yang mesti dilakukan siapa pun. Menurut dia mata adalah organ indera penting bagi seseorang. Melalui mata seseorang dapat menikmati segala keindahan warna, bentuk dan melakukan aktifitas harian dengan baik.

Erfira mengungkapkan hal itu saat menjadi narasumber seminar katarak bertajuk Menatap Indahnya Dunia dengan Mata yang Sehat, yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Program Studi Pendidikan Dokter di Aula Madya, Sabtu (1/8). Menurut dia kesehatan mata bisa terganggu karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kondisi lingkungan yang kurang baik, asupan gizi yang tidak seimbang, penggunaan obat-obatan tertentu, adanya kelainan genetik, dan penuaan.

”Faktor tersebut dapat menyebabkan mata kering ”dry eyes”, iritasi, infeksi dan gangguan penglihatan, tapi gangguan yang bahaya adalah terjadinya kebutaan,” katanya. Erfira menjelaskan kebutaan bisa disebabkan oleh katarak, glaukoma, sikatrik kornea/trachoma, dan retinopati diabetik.

Sementara itu, pembicara lainnya Dr Zulhafdy SpM menegaskan, angka kebutaan bangsa Indonesia merupakan yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara sekitar 1,5 persen. Jumlah tersebut selalu menigkat setiap tahun. Penyebab paling besar kebutaan adalah katarak. ”Tapi sekitar 90 persen penyebab kebutaan dapat dicegah dan diobati,” tegasnya.

Menurut Erfira untuk menghindari katarak seseorang perlu melakukan beberapa tips berikut. Pertama, usahakan mengedipkan mata sesering mungkin. Kedua, saat beraktifitas di bawah terik matahari gunakanlah kacamata dengan lapisan pelindung sinar ultraviolet. Ketiga, menggunakan kacamata pelindung khusus pada saat melakukan pekerjaan ekstrim seperti pengelasan dan percobaan kimia.

Keempat, setiap satu jam menonton televisi/ berhadapan dengan komputer hendaknya beristirahat sebentar sekitar lima menit dengan melihat jauh dan menutup mata. Kelima, ketika mata mengalami perih atau terasa kering gunakanlah tetes mata secukupnya. Keenam, jangan menggosok mata jika terasa gatal atau perih. Ketujuh, cucilah mata dengan air hangat mengalir saat mata terkena debu, serpihan benda asing atau cairan kimia. ”Itulah beberapa cara yang bisa dicoba untuk mencegah gangguan mata,” cetusnya. []

 

Perawatan Mata yang Baik Sangat Penting

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Akhwani Subkhi

Aula Madya, UINJKT OnlineDosen Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta Dr Erfira SpM mengatakan, menjaga kesehatan mata agar berfungsi secara optimal merupakan kegiatan penting yang mesti dilakukan siapa pun. Menurut dia mata adalah organ indera penting bagi seseorang. Melalui mata seseorang dapat menikmati segala keindahan warna, bentuk dan melakukan aktifitas harian dengan baik.

Erfira mengungkapkan hal itu saat menjadi narasumber seminar katarak bertajuk Menatap Indahnya Dunia dengan Mata yang Sehat, yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Program Studi Pendidikan Dokter di Aula Madya, Sabtu (1/8). Menurut dia kesehatan mata bisa terganggu karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kondisi lingkungan yang kurang baik, asupan gizi yang tidak seimbang, penggunaan obat-obatan tertentu, adanya kelainan genetik, dan penuaan.

”Faktor tersebut dapat menyebabkan mata kering ”dry eyes”, iritasi, infeksi dan gangguan penglihatan, tapi gangguan yang bahaya adalah terjadinya kebutaan,” katanya. Erfira menjelaskan kebutaan bisa disebabkan oleh katarak, glaukoma, sikatrik kornea/trachoma, dan retinopati diabetik.

Sementara itu, pembicara lainnya Dr Zulhafdy SpM menegaskan, angka kebutaan bangsa Indonesia merupakan yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara sekitar 1,5 persen. Jumlah tersebut selalu menigkat setiap tahun. Penyebab paling besar kebutaan adalah katarak. ”Tapi sekitar 90 persen penyebab kebutaan dapat dicegah dan diobati,” tegasnya.

Menurut Erfira untuk menghindari katarak seseorang perlu melakukan beberapa tips berikut. Pertama, usahakan mengedipkan mata sesering mungkin. Kedua, saat beraktifitas di bawah terik matahari gunakanlah kacamata dengan lapisan pelindung sinar ultraviolet. Ketiga, menggunakan kacamata pelindung khusus pada saat melakukan pekerjaan ekstrim seperti pengelasan dan percobaan kimia.

Keempat, setiap satu jam menonton televisi/ berhadapan dengan komputer hendaknya beristirahat sebentar sekitar lima menit dengan melihat jauh dan menutup mata. Kelima, ketika mata mengalami perih atau terasa kering gunakanlah tetes mata secukupnya. Keenam, jangan menggosok mata jika terasa gatal atau perih. Ketujuh, cucilah mata dengan air hangat mengalir saat mata terkena debu, serpihan benda asing atau cairan kimia. ”Itulah beberapa cara yang bisa dicoba untuk mencegah gangguan mata,” cetusnya. []