Peran Orang Tua Penting dalam Pendidikan Karakter

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


Reporter: Jaenuddin Ishaq

Gedung FEB, BERITA UIN Online - Pendidikan karakter seharusnya tidak hanya dilakukan di sekolah atau kampus, pendidikan karakter juga harus di lakukan di lingkungan keluarga. Karena itu, peran maksimal orang tua di rumah untuk menanamkan nilai-nilai luhur sangat penting agar seorang anak menjadi siswa atau mahasiswa yang berkarakter.

“Pendidikan di Indonesia harus berkarakter. Ia tidak hanya diterapkan saat berada di sekolah atau kampus, tapi juga harus dipraktikkan saat di rumah,” kata Kepala Seksi Kerjasama Antarlembaga Dinas Pendidikan DKI Jakarta Drs Suprihatin dalam seminar bertema “Revitalisasi Pendidikan Agama Islam, Ancaman atau Solusi; Perspektif Pemuda” yang diadakan BEM Jurusan Ilmu Ekonomi Sosial Pembangunan (IESP) dengan BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Ruang Teater FEB, Selasa (24/5).

Menurut Suprihatin, pendidikan berkarekter harus tetap diperhatikan agar pelajar tidak hanya mendapatkan ilmu sebatas ‘formalitas’ belaka, tapi juga mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di masyarakat.

“Kita menyayangkan sejumlah pihak yang kurang berhasil mencetak anak didiknya. Tapi, semua ini juga harus bekerja sama antara orangtua dengan guru atau guru dengan orang tua,” kata Suprihatin.

Suprihatin menyebutkan, dalam dunia pendidikan ada empat nilai transformasi yang harus dimiliki lembaga pendidikan. Pertama, kemampuan kognitif, yaitu cara berfikir analitis dengan masalah yang ada. Kedua, afektif domain, yaitu kemampuan berprilaku sesuai norma agama maupun negara. Ketiga, psikomotorik, yaitu memiliki keterampilan. Keempat kemampuan kreatif atau inovasi.

“Ke depan semoga pendidikan kita bersifat integrasi. Sehingga antara ilmu yang sebelumnya didapat dengan ilmu yang akan dipelajari dapat sesuai,” jelas Suprihatin. []