Syahida Inn, Berita UIN Online Konferensi Nasional Ikatan Alumni UIN se-Indonesia dimana UIN Jakarta didapuk sebagai tuan rumah berjalan sukses. Masing-masing perwakilan UIN dari seluruh Indonesia hadir dan mempresentasikan pemikiran serta gagasannya terkait kontribusi alumni dari berbagai disiplin keilmuan maupun profesi alumni.

Rektor UIN Jakarta, Dede Rosyada yang turut hadir dalam acara tersebut menjelaskan, pengakuan dari institusi maupun orang lain sangat penting mengingat UIN, khususnya UIN Jakarta sedang melaju untuk mencapai World Class University. Dalam hal ini pengakuan produktifitas dalam melakukan penelitian serta publikasinya harus lebih ditingkatkan.

“Setidaknya tidak hanya mengelola prodi-prodi umum tapi kita harus mendapatkan pengakuan dari orang karena produktifitas akademiknya, produktifitas intelektualism-nya serta produktifitas penelitian dan publikasinya,” ungkap Dede Rosyada kepada Berita UIN Online.

Lebih lanjut ia menjelaskan, maka dari itu alumni dapat mendorong dalam bentuk publikasi, informasi maupun mediasi dan menjadi bagian dari proses perekrutan atau akses bagi para alumni lain untuk bisa masuk ke pasar kerja. “Karena itu bagian dari kebesaran universitas,” jelasnya.

Konferensi alumni UIN se-Indonesia bertujuan untuk menguatkan sinergi dari alumni-alumni UIN yang berkiprah diseluruh aspek masyarakat. Terlebih para alumni tidak hanya berkiprah dibidang akademik tapi juga berkiprah di bidang kewirausahaan, ekonomi, media massa, seni budaya dan politik.

Dalam kaitan ekonomi, lulusan UIN masuk ke berbagai sektor-sektor ekonomi. Jika kekuatan alumni UIN disinergikan, akan menjadi suatu kekuatan ekonomi yang besar. “Alumni juga bisa mem-back up universitas dengan mencoba mengembangkan endowment fun atau dana abadi,” pungkasnya. (lrf/aw)

Share This