Pengurus Dewan Racana Pandega Dikukuhkan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

 

Aula Madya, UINJKT Online - Pembina Satuan Pandega Gugus Depan Gerakan Pramuka Jakarta Selatan 07-081/07-082 atas nama Mabigus Drs Nanang Syaikhu melantik dan mengukuhkan ketua dan wakil ketua pengurus Dewan Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari periode 2009-2010 di Aula Madya, Jumat (13/2). Pelantikan dihadiri Kasubag Kemahasiswaan dan Alumni Drs Sa’roni serta sejumlah senioren Pramuka.

 

Kepada pengurus baru, Nanang Syaikhu dalam sambutannya berpesan agar mampu melaksanakan program dengan baik. Pramuka sebagai kader dan tunas bangsa diharapkan juga mampu memberikan kontribusi positif baik bagi diri peserta didik maupun bagi masyarakat dan bangsanya. “Kader pramuka  harus mampu melaksanakan amanat Tri Satya dan Dasa Dharma yang menjadi ciri setiap anggota Gerakan Pramuka,” katanya.

 

Ia juga mengatakan bahwa Gerakan Pramuka kampus sangat berbeda dengan Gerakan Pramuka yang berpangkalan di luar kampus. Perbedaan itu terletak pada anggotanya yang berstatus mahasiswa. “Karena itu, pramuka mahasiswa memiliki nilai lebih dan sangat besar perananannya dalam memecahkan berbagai persoalan di masyarakat,” paparnya.

 

Drs Sa’roni mengatakan, ke depan gerakan Pramuka UIN Jakarta diharapkan agar merancang program-programnya lebih baik, teliti dan cermat.

 

“Biasanya setiap dilakukannya suatu kegiatan banyak menghabiskan dana, sehingga kedepannya Gerakan Pramuka agar merancang program matang-matang lagi jangan sampai bisanya hanya menghabiskan dana saja sedangkan kegiatannya tidak kena terhadap orang banyak,” katanya.

 

Dalam pelantikan dan pengukuhan Dewan Racana Fatahillah Nyi Mas Gandasari ini mengukuhkan ketua dan wakil ketua baru Khairul Anwar dan Santi Setyaningsih serta Pemangku adat Putra dan Putri Salakhuddin dan Marwiyah untuk periode 2009-2010. Yang menggantikan kepengurusan lama Aisyah Henri dan M Towil Akhiruddin serta Pemangku Adat Putra dan Putri Imam Hafidz dan Risi Fardia.*

 

Pengurus Dewan Racana Pandega Dikukuhkan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

 

Aula Madya, UINJKT Online - Pembina Satuan Pandega Gugus Depan Gerakan Pramuka Jakarta Selatan 07-081/07-082 atas nama Mabigus Drs Nanang Syaikhu melantik dan mengukuhkan ketua dan wakil ketua pengurus Dewan Racana Fatahillah-Nyi Mas Gandasari periode 2009-2010 di Aula Madya, Jumat (13/2). Pelantikan dihadiri Kasubag Kemahasiswaan dan Alumni Drs Sa’roni serta sejumlah senioren Pramuka.

 

Kepada pengurus baru, Nanang Syaikhu dalam sambutannya berpesan agar mampu melaksanakan program dengan baik. Pramuka sebagai kader dan tunas bangsa diharapkan juga mampu memberikan kontribusi positif baik bagi diri peserta didik maupun bagi masyarakat dan bangsanya. “Kader pramuka  harus mampu melaksanakan amanat Tri Satya dan Dasa Dharma yang menjadi ciri setiap anggota Gerakan Pramuka,” katanya.

 

Ia juga mengatakan bahwa Gerakan Pramuka kampus sangat berbeda dengan Gerakan Pramuka yang berpangkalan di luar kampus. Perbedaan itu terletak pada anggotanya yang berstatus mahasiswa. “Karena itu, pramuka mahasiswa memiliki nilai lebih dan sangat besar perananannya dalam memecahkan berbagai persoalan di masyarakat,” paparnya.

 

Drs Sa’roni mengatakan, ke depan gerakan Pramuka UIN Jakarta diharapkan agar merancang program-programnya lebih baik, teliti dan cermat.

 

“Biasanya setiap dilakukannya suatu kegiatan banyak menghabiskan dana, sehingga kedepannya Gerakan Pramuka agar merancang program matang-matang lagi jangan sampai bisanya hanya menghabiskan dana saja sedangkan kegiatannya tidak kena terhadap orang banyak,” katanya.

 

Dalam pelantikan dan pengukuhan Dewan Racana Fatahillah Nyi Mas Gandasari ini mengukuhkan ketua dan wakil ketua baru Khairul Anwar dan Santi Setyaningsih serta Pemangku adat Putra dan Putri Salakhuddin dan Marwiyah untuk periode 2009-2010. Yang menggantikan kepengurusan lama Aisyah Henri dan M Towil Akhiruddin serta Pemangku Adat Putra dan Putri Imam Hafidz dan Risi Fardia.*