Ruang Diorama, BERITA UIN Online – Ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas di UIN Jakarta berkumpul di Ruang Diorama, Kamis (7/12/2017). Dengan difasilitasi Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta, mereka diajak untuk mengenal manfaat program sosial pemerintah berupa jaminan ketenagakerjaan yang digarap Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Program pengenalan jaminan sosial ketenagakerjaan menyasar ke mahasiswa ini merupakan rangkaian kegiatan perayaan 40 tahun BPJS Ketenagakerjaan yang jatuh pada 5 Desember 2017. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk kuliah 40 menit dengan tema Kenali Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan Sejak Dini yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

 Pengenalan BPJS Ketenagakerjaan kepada para mahasiswa, menurut Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Prof Dr Murodi, dinilai penting. Sebab, program tersebut merupakan salah satu bentuk layanan pemerintah pusat kepada warga untuk memberikan jaminan sosial dalam bidang ketenagakerjaan secara nasional.

“Meskipun masih mahasiswa, mengenali program sosial pemerintah tersebut tidak ada salahnya. Kalian harus tahu sejak dini,” ujarnya saat memberi sambutan.

Ia mengatakan, mahasiswa cepat atau lambat akan bekerja di berbagai sektor, baik formal maupun informal. Oleh karena itu kenali program jaminan sosial tersebut dengan baik agar mengerti mekanisme dan teknis operasionalnya.

Kepala Divisi Pengelolaan Aset dan Layanan Umum BPJS  Ketenagakerjaan Marsaid yang menyampaikan kuliah umum mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan (dahulu PT Jamsotek Persero, Red) merupakan badan pemerintah yang diberi kepercayaan untuk menangani masalah jaminan sosial di bidang ketenagakerjaan dan bidang kesehatan (PJS Kesehatan).

Pengembangan kedua program jaminan sosial tersebut berdasarkan funded social security, yaitu jaminan sosial yang didanai oleh pesera dan masih terbatas pada masyarakat pekerja di sektor formal.

BPJS Ketenagakerjaan, menurut dia, memiliki sedikitnya empat program, yaitu Program Jaminan Hari Tua (JHT), Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JK), dan Program Jaminan Pensiun (JP).

“Kami berharap melalui pengenalan BPJS Ketenagakerjaan ini para mahasiswa dapat memanfaatkannya saat memasuki pasar kerja nanti,” katanya.

Harapan yang sama juga dikemukakan Ketua PPM Djaka Badranaya ME yang ikut membantu memfasilitasi kegiatan tersebut. “Insya Allah program jaminan sosial ini akan bermanfaat bagi mahasiswa,” katanya singkat. (ns)

Share This