Pengamat Sosial: Musik Dapat Pererat Persatuan Bangsa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Prof. Dr. Harun Nasution, BERITA UIN Online–Pengamat sosial Yudi Latif, PhD menyatakan, musik merupakan salah satu sarana terbaik untuk menyemaikan nilai-nilai persatuan bangsa. Alasannya, musik dapat dinikmati oleh semua orang dan mudah dicerna oleh semua kalangan.

“Ketika media-media yang lain kehilangan bahasa, maka musik bisa menjadi alat paling tepat dan mudah berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar Yudi pada acara Dwiki Dharmawan Collaborating  Harmony Goes to Campus  bertajuk “Musik Sebagai Bagian Penting dari Kebudayaan, di Auditorium Prof. Dr. Harun Nasution,  Senin (20/5/203).

Dari pengalamannya mengisi seminar ke pelbagai daerah, Yudi menyimpulkan, satu-satu media komunikasi yang mudah dan dapat diterima masyarakat adalah musik.” Ketika saya berkunjung ke Papua, saya kehabisan bahasa. Bagaimana memulai berbicara dengan orang Papua agar dialog dan pembicaaraan bisa mengalir. Ketika kita tampilkan penyanyi Ayu Ting-Ting, maka semua lalu jadi cair,” paparnya.

Dalam khazanah Islam, terang Yudi, yang juga dosen Universitas Paramadina, sejumlah filsuf Muslim menjadikan musik sebagai sarana dakwah dan bagian dari ilmu pengetahuan. “Al-Farabi, kita kenal sebagai filsuf yang mengenalkan musik dalam Islam. Ia mengenalkan musik untuk pengembagan ilmu dan kebudayaan Islam,” imbuhnya.

Dalam acara tersebut, selain dihelat beragam orkestra musik yang dipandu langsung musisi kondang Dwiki Dharmawan, disuguhkan pula lagu Jagalah Hati oleh grup SNADA, Dengan Menyebut Nama Allah oleh Ita Purnasari, dan lagu Ondel-ondel Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UIN Jakarta., dan lain-lainnya.

Selain dihadiri para pimpinan, konser musik ini dihadiri ratusan mahasiswa, dosen dan tamu undangan. (D Antariksa/Saifudin)