Petugas pelayanan informasi Ali Nasrun Meha tampak tengah sibuk melayani calon mahasiswa baru di ruang Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi, Jumat (24/3/2017).

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Menjelang musim penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018, ruangan Publikasi dan Dokumentasi (Pubdok) di gedung Rektorat dalam beberapa pekan terakhir ini mulai didatangi sejumlah calon mahasiswa baru. Kedatangan mereka tak lain guna memperoleh informasi langsung terkait penerimaan mahasiswa baru, baik yang dibuka melalui jalur nasional maupun jalur lokal (mandiri).

“Mereka rata-rata menanyakan perihal program studi dan jadwal seleksi, termasuk biaya kuliah, beasiswa, dan kegiatan kampus,” ujar Kepala Sub Bagian Pubdok Feni Arifiani MH kepada BERITA UIN Online di gedung Rektorat, Jumat (24/3/2017).

Menurut Feni, jumlah pengunjung yang datang ke ruangan Pubdok berkisar antara 10-20 orang. Di antara mereka ada yang datang sendiri, tetapi tak sedikit pula yang ditemani kedua orangtua atau teman mereka.

Ia juga menjelaskan, UIN Jakarta, dalam hal ini Subbag Pubdok, secara intensif sebenarnya sudah mempublikasikan informasi penerimaan mahasiswa baru tersebut melalui berbagai cara. Selain melalui publikasi website dan pameran, pelayanan informasi juga dilakukan dengan mendatangi langsung ke sekolah-sekolah, baik diminta maupun tidak diminta. Cara itu dilakukan agar para calon mahasiswa memperoleh informasi tanpa harus datang ke kampus.

Meski demikian, pada sebagian calon mahasiswa, boleh jadi ada yang belum mendapatkan informasi utuh terkait penerima mahasiswa baru, sehingga mereka memutuskan datang langsung ke kampus. Jika datang langsung ke kampus, mereka setidaknya akan memperoleh informasi tambahan secara jelas.

“Jika datang ke kampus mereka memang bisa bertanya langsung ke bagian pelayanan informasi di Pubdok,” kata Feni.

Petugas pelayanan informasi Pubdok Ali Nasrun Meha mengatakan, dirinya terkadang kewalahan menerima kunjungan para calon mahasiswa. Sebab, untuk melayani satu pengunjung saja, dibutuhkan waktu antara 10-15 menit. Hal yang sama juga dialami Hermanuddin, petugas pelayanan informasi lain.

“Saya melayani informasi tak hanya kepada pengunjung langsung, tapi juga melalui pesawat telepon,” ujar Ali, yang juga bertugas sebagai operator telepon.

Penerimaan mahasiswa baru UIN Jakarta dibuka melalui sedikitnya enam jalur masuk, yakni SNMPTN, SBMPTN, SPAN PTKIN, UM PTKIN, SPMB Mandiri, serta beasiswa kerja sama dengan kementerian agama dan pemerintah daerah. (ns)

Share This