Pendidikan Tentukan Karakter Bangsa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Reporter : Hilda Savitri

Auditorium, BERITA UIN Online – Karakter suatu bangsa ditentukan oleh tingkat pendidikan masyarakatnya. Untuk membentuk bangsa yang berakarakter, sebaiknya pendidikan karakter dibentuk sejak dini. Sebab, untuk menghadapi masalah bangsa yang kian kompleks, dibutuhkan generasi bangsa yang memiliki karakter kuat.

Demikian benang merah yang mengemuka pada seminar nasional bertema “Menggagas Paradigma Pendidikan Agama Islam Masa Depan: Upaya Membangun Karakter Bangsa” yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEMJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), di gedung Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Selasa (27/12).

Seminar yang dibuka oleh Rektor Prof Komaruddin Hidayat itu dihadiri oleh tiga narasumber yaitu Anggota Komisi X DPR Ir Rully Chairul Azwar Msi, Pimpinan MNC Grup Hary Tanoesoedibjo, dan Deputi Direktur Sekolah Pasca Sarjana UIN Jakarta Prof Dr Amany Lubis.

Menurut Rektor, adanya sejumlah aksi kekerasan yang terjadi di luar kontrol masyarakat, merupakan cerminan karakter sebuah bangsa. Kehancuran suatu bangsa tidak disebabkan oleh satu individu saja, melainkan oleh sistem yang ada di dalam lembaga-lembaga bangsa tersebut.

“Karena yang salah adalah sistem, maka dalam hal ini kita tidak bisa asal menunjuk hidung,” kata Rektor saat membuka seminar tersebut.

Senada dengan Rektor, Hary Tanoesoedibjo menyatakan, permasalahan karakter suatu bangsa dipengaruhi oleh karakter lembaganya. Suatu bangsa harus memiliki pemimpin yang tegas untuk mencegah lunturnya jati diri bangsa.

“Di Indonesia, khususnya, diperlukan pemimpin yang dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan membawa masyarakat kembali ke Pancasila sebagai landasan bernegara,” ujar Hary.

Sementara itu, Amany Lubis mengatakan, karakter bangsa merupakan aspek penting dari kualitas sumber daya manusia karena turut menentukan kemajuan suatu bangsa. Karakter yang berkualitas perlu dibentuk sejak usia dini.

“Usia dini merupakan masa emas namun kritis bagi pembentukan karakter seseorang,” jelas Amany.

Rully Chairul Azwar menambahkan, pendidikan di usia dini sangat penting, sebab usia tersebut merupakan masa penentu pembentukan pola pikir, ucapan, dan tingkah laku seseorang.

“Watak dasar manusia ditentukan pada bagaimana ia dididik pada masa kecilnya,” katanya.[]