Pemuda Australia dan Indonesia Tingkatkan Persahabatan Melalui Kemah Kepemimpinan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone




classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>

Jakarta, UINJKT Online – Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, Rabu, (3/12) melepas mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Yogyakarta dan Riau yang akan berpartisipasi dalam sebuah perkemahan kepemimpinan mahasiswa internasional di Sydney.

Berlangsung dari 7 – 14 Desember di Universitas Sydney Barat (UWS), perkemahan ini menghimpun 20 mahasiswa berprestasi dari Indonesia dengan rekan mahasiswa mereka dari UWS untuk mengekplorasi kepemimpinan dan pengertian antar-budaya.

“Perkemahan ini merupakan kesempatan besar bagi pemuda Muslim dari Australia dan Indonesia untuk membangun jaringan yang kuat dan mendiskusikan kepentingan bersama yang kesemuanya akan menguatkan hubungan yang sangat bagus diantara kedua bangsa kita,” kata Dubes Farmer.

UWS dan UIN menandatangani kesepakatan kerja sama akademis di akhir 2007 untuk memperkukuh hubungan antar-universitas, termasuk menciptakan program gelar akademik ganda di bidang akuntan dan bisnis yang akan memungkinkan mahasiswa untuk belajar selama satu tahun di UIN Jakarta dan dua tahun di UWS Australia.

Dubes Farmer juga mengucapkan selamat kepada Arisman, Wakil Direktur Internasional, UIN Jakarta, yang telah memenangkan beasiswa Program Australia Endeavour Executive Award untuk bekerja di kampus Bankstown UWS selama tiga bulan untuk mengembangkan program bersama dengan akademisi UWS termasuk menggagas hubungan kerja sama di masa depan dengan Pusat Unggulan Kajian Islam Nasional (The National Centre of Excellence for Islamic Studies).

The National Centre of Excellence for Islamic Studies di bentuk tahun 2007 oleh Pemerintah Australia untuk memajukan pengetahuan dan pengertian mengenai Islam dan memperlihatkan kekuatan Australia di bidang kajian Islam di tiga universitas terkemuka Australia –UWS, Univesitas Melbourne dan Universitas Griffith di Queensland.

“Muslim Australia adalah kelompok yang sangat majemuk. Saat ini ada sekitar 340 ribu Muslim di Australia dengan lebih dari sepertiganya lahir di Australia dan memberi sumbangsih yang dinamis kepada masyarakat Australia yang multibudaya,” kata dubes. []

Sumber: http://www.indonesia.embassy.gov.au/jaktindonesian/SM08_109.html

 





Pemuda Australia dan Indonesia Tingkatkan Persahabatan Melalui Kemah Kepemimpinan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone




classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>

Jakarta, UINJKT Online – Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, Rabu, (3/12) melepas mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Yogyakarta dan Riau yang akan berpartisipasi dalam sebuah perkemahan kepemimpinan mahasiswa internasional di Sydney.

Berlangsung dari 7 – 14 Desember di Universitas Sydney Barat (UWS), perkemahan ini menghimpun 20 mahasiswa berprestasi dari Indonesia dengan rekan mahasiswa mereka dari UWS untuk mengekplorasi kepemimpinan dan pengertian antar-budaya.

“Perkemahan ini merupakan kesempatan besar bagi pemuda Muslim dari Australia dan Indonesia untuk membangun jaringan yang kuat dan mendiskusikan kepentingan bersama yang kesemuanya akan menguatkan hubungan yang sangat bagus diantara kedua bangsa kita,” kata Dubes Farmer.

UWS dan UIN menandatangani kesepakatan kerja sama akademis di akhir 2007 untuk memperkukuh hubungan antar-universitas, termasuk menciptakan program gelar akademik ganda di bidang akuntan dan bisnis yang akan memungkinkan mahasiswa untuk belajar selama satu tahun di UIN Jakarta dan dua tahun di UWS Australia.

Dubes Farmer juga mengucapkan selamat kepada Arisman, Wakil Direktur Internasional, UIN Jakarta, yang telah memenangkan beasiswa Program Australia Endeavour Executive Award untuk bekerja di kampus Bankstown UWS selama tiga bulan untuk mengembangkan program bersama dengan akademisi UWS termasuk menggagas hubungan kerja sama di masa depan dengan Pusat Unggulan Kajian Islam Nasional (The National Centre of Excellence for Islamic Studies).

The National Centre of Excellence for Islamic Studies di bentuk tahun 2007 oleh Pemerintah Australia untuk memajukan pengetahuan dan pengertian mengenai Islam dan memperlihatkan kekuatan Australia di bidang kajian Islam di tiga universitas terkemuka Australia –UWS, Univesitas Melbourne dan Universitas Griffith di Queensland.

“Muslim Australia adalah kelompok yang sangat majemuk. Saat ini ada sekitar 340 ribu Muslim di Australia dengan lebih dari sepertiganya lahir di Australia dan memberi sumbangsih yang dinamis kepada masyarakat Australia yang multibudaya,” kata dubes. []

Sumber: http://www.indonesia.embassy.gov.au/jaktindonesian/SM08_109.html