Pemkot Tangsel Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Abdullah Suntani

Student Center, UIN Online Pejabat Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  Drs Hasdanil mengatakan, pemerintah kota Tangsel akan terus berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Hal itu dilakukan melalui berbagai cara seperti memberikan layanan pengobatan yang terjangkau, peningkatan lapangan kerja, dan memeratakan akses masyarakat terhadap dunia pendidikan.

“Namun upaya itu tidak akan terwujud tanpa peran serta dari masyarakat. Apalagi Kota Tangsel baru berdiri setahun yang lalu. Namun, kami tetap berusaha mengoptimalkan kesejahteraan masyarakat”, kata Hasdanil dalam seminar bertema “Upaya Mensejahterakan Masyarakat Tangsel dalam Perspektif UU No. 51 Tahun 2008″ yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bekerja sama dengan Barisan Muda Betawi (BMB) dan Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Jaya, di Aula Student Center, Selasa  (03/11).

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Herry Sumardi, Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Slamet Irbianto, dan Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti.

Selain pemerintah, Hasdanil juga mengajak agar perguruan tinggi, khususnya UIN, terlibat secara langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tangsel. Karena kesejahteraan tidak langsung terwujud, nemun melalui proses yang cukup panjang dengan mengatasi  segala persoalan seperti kemiskinan, keterbelakangan, dan tidak meratanya lapangan pekerjaan.

Senada dengan Hasdanil, Ray Rangkuti menegaskan, peningkatan kesejahteraan masyarakan bukan hanya tugas pihak Pemerintah Kota, melainkan tugas semua elemen masyarakat.  “Kesejahteraan adalah harapan dan sekaligus tugas kita semua, karena itu pemuda, masyarakat, serta mahasiswa harus menjadi stake holder untuk terciptanya masyarakat Tangsel yang sejahtera. Kita juga harus terus menilai serta mengoreksi kinerja pemerintah,”  tegas alumni Fakultas Ushuluddin itu.

Sebagaimana diketahui, Kota Tangsel diresmikan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto setahun silam, tepatnya 29 Oktober 2008. Wilayah ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Tangerang. []

 

Pemkot Tangsel Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Abdullah Suntani

Student Center, UIN Online Pejabat Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  Drs Hasdanil mengatakan, pemerintah kota Tangsel akan terus berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Hal itu dilakukan melalui berbagai cara seperti memberikan layanan pengobatan yang terjangkau, peningkatan lapangan kerja, dan memeratakan akses masyarakat terhadap dunia pendidikan.

“Namun upaya itu tidak akan terwujud tanpa peran serta dari masyarakat. Apalagi Kota Tangsel baru berdiri setahun yang lalu. Namun, kami tetap berusaha mengoptimalkan kesejahteraan masyarakat”, kata Hasdanil dalam seminar bertema “Upaya Mensejahterakan Masyarakat Tangsel dalam Perspektif UU No. 51 Tahun 2008″ yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) bekerja sama dengan Barisan Muda Betawi (BMB) dan Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Jaya, di Aula Student Center, Selasa  (03/11).

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Herry Sumardi, Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Slamet Irbianto, dan Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti.

Selain pemerintah, Hasdanil juga mengajak agar perguruan tinggi, khususnya UIN, terlibat secara langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tangsel. Karena kesejahteraan tidak langsung terwujud, nemun melalui proses yang cukup panjang dengan mengatasi  segala persoalan seperti kemiskinan, keterbelakangan, dan tidak meratanya lapangan pekerjaan.

Senada dengan Hasdanil, Ray Rangkuti menegaskan, peningkatan kesejahteraan masyarakan bukan hanya tugas pihak Pemerintah Kota, melainkan tugas semua elemen masyarakat.  “Kesejahteraan adalah harapan dan sekaligus tugas kita semua, karena itu pemuda, masyarakat, serta mahasiswa harus menjadi stake holder untuk terciptanya masyarakat Tangsel yang sejahtera. Kita juga harus terus menilai serta mengoreksi kinerja pemerintah,”  tegas alumni Fakultas Ushuluddin itu.

Sebagaimana diketahui, Kota Tangsel diresmikan Menteri Dalam Negeri Mardiyanto setahun silam, tepatnya 29 Oktober 2008. Wilayah ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Tangerang. []