Gedung Rektorat, BERITA UIN online – Memasuki hari keempat belas sejak dibukanya, jumlah pendaftar dan peminat masuk UIN Jakarta melalui jalur SPAN PTKIN masih terus bergerak naik. Bahkan peminat masuk Perbankan Syariah per 14 Maret 2017 pukul 17.09 WIB sempat menembus di angka 6.000.

“Progran Studi Perbankan Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis tampaknya sedang booming. Hingga per 14 Maret saja peminatnya mencapai 6.620 peserta. Angka itu kemungkinan akan terus bergerak hingga jalur SPAN PTKIN ditutup pada 29 Maret mendatang,” kata Kepala Humas UIN Jakarta Feni Arifiani MH kepada BERITA UIN Online, Rabu (14/3/2018), di kantornya.

Menurut Feni, sejumlah prodi lain pun terus mengalami kenaikan hingga di atas 1.000 peserta. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bagian Akademik, sedikitnya ada 19 prodi yang memiliki angka peminat paling tinggi dari 30 prodi keagamaan yang ditawarkan UIN Jakarta di jalur tersebut. Sementara total kuota yang disediakan untuk 30 prodi sebanyak 1.860 kursi.

Di antara peminat prodi tertinggi di atas 1.000 peserta itu adalah Perbankan Syariah sebanyak 6.620 peserta dengan kuota 55 kursi, disusul Ekonomi Syariah (5.641 peserta, 55 kursi, Komunikasi Penyiaran Islam (4.171 peserta, 165 kursi), Pendidikan Agama Islam (3.277 peserta, 68 kursi), Pendidikan Bahasa Inggris (3.242 peserta, 68 kursi), Pendidikan Biologi (2.774 peserta, 50 kursi), Bimbingan dan Konseling Islam (2.415 peserta, 55 kursi), Manajemen Pendidikan (2.960 peserta, 50 kursi), dan Pendidikan Bahasa Indonesia (2.368 peserta, 68 kursi).

Jalur SPAN PTKIN merupakan jalur prestasi yang mendasarkan kepada kemampuan hasil rapor siswa dari semester 1-4. Jalur ini hanya membuka untuk prodi keagamaan di UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia. Untuk peminat di UIN Jakarta, hingga berita ini ditulis per 14 Maret 2018, tercatat sudah mencapai angka total 52.996 peserta yang tersebar di 30 prodi.

“Pendaftarannya belum final. Kita masih terus memantau perkembangan hingga berakhirnya masa pendaftaran,” kata Feni. (ns)