Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Peminat masuk UIN Jakarta melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) terus meningkat. Peminat terbesar berada di Program Studi Perbankan Syariah yang mencapai lebih dari 8.000 peserta.

Data mutakhir dari Humas UIN Jakarta hingga Rabu (21/3/2018) pukul 07.57 WIB peminat tersebut mencapai 64.082 peserta. Peminat tertinggi berada di Program Studi Perbankan Syariah hingga mencapai 8.070 peserta dan Ekonomi Syariah sebanyak 6.833 peserta.

Kepala Humas UIN Jakarta Feni Arifiani MH menjelaskan, animo masuk jalur SPAN PTKIN terbilang tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai angka lebih dari 6.000 peserta. Bahkan angka itu akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya penerimaan mahasiswa baru.

“Tetapi dari jumlah pendaftar yang besar itu tentu tidak lantas mereka diterima karena harus verifikasi berkas dulu. Selain itu, mengingat peminat yang tinggi, jumlah kuota di masing-masing program studi pun terbatas, sehingga harus ada yang dieliminasi sesuai peringkat prestasinya,” katanya.

Menurut Feni, jalur SPAN PTKIN merupakan seleksi masuk perguruan tinggi berdasarkan nilai rapor siswa. Jalur ini dibuka secara nasional dan hanya diikuti oleh PTKIN di bawah naungan Kemenerian Agama, yaitu UIN, IAIN, dan STAIN. Adapun program studi yang ditawarkan di jalur ini seluruhnya bidang studi keagamaan.

UIN Jakarta melalui jalur SPAN PTKIN menawarkan sebanyak 30 program studi dengan total kuota sebesar 1.860 peserta. Jumlah kuota di masing-masing program studi berkisar antara 20-160 kursi. Kuota terbanyak berada di Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (160 kursi), sedangkan kuota terendah berada di Program Studi Hukum dan Tata Negara atau Siyasah (20 kursi). (ns)